Tribun Sport

12 KONI Kabupaten di Jateng Desak Ketua KONI Jateng Mundur

"Elegannya memang Pak Tutuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sehingga musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub) bisa dilaksanakan untuk

Editor: Yoni Iskandar
12 KONI Kabupaten di Jateng Desak  Ketua  KONI Jateng Mundur
ist
Ketua Umum KONI Jateng Tutuk Kurniawan bersama sebagian rider proyeksi PON 2016 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG- Posisi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah yang tidak jelas, muncul dalam rapat Strategi Pembinaan Prestasi Provinsi Jateng menuju PON XIX, di ruang rapat kantor Gubernur Jateng, Rabu (13/8).

Tutuk Kurniawan tersandung dana bantuan sosial (bansos) Sam Poo Kong, dan telah ditetapkan menjadi tersangka.

Sedangkan posisi pelaksana tugas (Plt) Ketua KONI Jateng yang saat ini dijabat Hartono, pada bulan November 2014 atau dua bulan mendatang akan berakhir.

"Ya bulan November 2014 jabatan Plt saya akan berakhir, dan posisi ketua ini harus ada penggantinya," kata dia.

Dalam AD/ART, posisi Ketua KONI bisa digantikan bila ketua sebelumnya berhalangan tetap atau mengundurkan diri.

"Elegannya memang Pak Tutuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sehingga musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub) bisa dilaksanakan untuk mencari ketua yang baru," jelas dia.

Menurut dia, Musprovlub juga bisa dilaksanakan atas permintaan 2/3 dari anggota KONI yang terdiri dari 53 cabang olahraga dan KONI 35 kabupaten/kota.

Saat ini, sudah ada surat yang masuk dari 12 KONI kabupaten/kota di Jateng untuk mendesak pelaksanaan musyawarah menentukan ketua definitif, ini berarti Tutuk harus mundur.

Harapannya musyawarah bisa dilaksanakan pada tahun ini, karena 2015 sudah menjelang PON XIX 2016 di Jabar.

"Kalau sudah ada permintaan dari 2/3 anggota KONI, atau dalam aturannya Ketua KONI sekarang mengundurkan diri, kami bisa melaksanakan musyawarah," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas