Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Keterbatasan Komunikasi, 80 Pelatih, Wasit, dan Juri Ikut Kursus Bahasa Inggris

Program ini diusung Asisten Deputi (Asdep) Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi III Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
zoom-in Keterbatasan Komunikasi, 80 Pelatih, Wasit, dan Juri Ikut Kursus Bahasa Inggris
Kemenpora
Sebanyak 80 pelatih, wasit dan juri dari berbagai cabang olahraga mengikuti kursus Bahasa Inggris di Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LBPP) LIA di lima wilayah Jakarta dan Bandung. 

TRIBUNNEWS.COM - Asisten Deputi (Asdep) Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi III Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Persatuan Atltel Pelatih Olahraga Indonesia (PAPORI) dan Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional (LBPP) LIA. membuat program khusus. 

Yakni pengadaan kursus bahasa Inggris untuk 80 pelatih, wasit dan juri dari berbagai cabang olahraga di lima wilayah Jakarta dan Bandung. Program ini diusung Asisten Deputi (Asdep) Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi III Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga

, Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Persatuan Atltel Pelatih Olahraga Indonesia (PAPORI) dan LBPP LIA.

Asdep Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Marheni Dyah Kusumawati mengatakan program ini merupakan perhatian dan kesadaran Kemenpora atas masih terbatasnya jumlah pelatih, wasit dan juri yang mengantongi lisensi internasional.

Keterbatasan komunikasi karena kendala bahasa ini menjadi salah satu faktor yang membuat kuantitas wasit, dan juri jarang tampil di even internasional.

"Keterbatasan ini memiliki dampak cukup panjang dalam proses pembinaan olahraga secara keseluruhan. Hanya sedikit yang bisa mengikuti pelatihan di luar negeri, hanya sedikit yang bisa memimpin pertandingan internasional, dan adanya potensi ketertinggalan dengan negara lain dalam pembinaan atlet Indonesia," ujar Marheni Dyah Kusumawati, Jumat (15/9/2017).

Marheni menambahkan program peningkatan bahasa ini merupakan kelanjutan program keasdepan tahun lalu yang telah mengirimkan 35 pelatih, wasit, juri ke Kampung Pare, Jawa Timur 2016.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam program kali ini yang digelar di LBPP LIA Pangadegang seluruh peserta akan mengikuti kursus bahasa Inggris selama tiga bulan.

"Kedepan, direncanakan akan diperluas ke daerah lain seperti Surabaya, Yogyakarta, Medan dan daerah lain," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas