Tribun Sport

Sejumlah Pimpinan Pengprov PGSI Minta Gusti Randa Mundur dari Kepengurusan PP PGSI, Ini Sebabnya

Kompetisi gulat SEA Games XXX/2019 di Filipina baru pekan depan dilangsungkan. Namun, pegulat Indonesia tak turut bertanding karena tidak diberangkatk

Editor: Toni Bramantoro
Sejumlah Pimpinan Pengprov PGSI Minta Gusti Randa Mundur dari Kepengurusan PP PGSI, Ini Sebabnya
Humas Pengprov PGSI DKI Jakarta
Sejumlah Pimpinan Pengprov PGSI Minta Gusti Randa Mundur dari Kepengurusan PP PGSI 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pertandingan Gulat SEA Games XXX/2019 di Filipina baru pekan depan dilangsungkan. Namun, pegulat Indonesia tak turut bertanding karena tidak diberangkatkan oleh PP PGSI.

Ini memunculkan kekecewaan yang berbuntut pada tuntutan mundur untuk Gusti Randa, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PGSI.

Steven S Musa dan teman
Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta, Steven S Musa (paling kiri)

Tuntutan mundur kepada Gusti Randa ini disampaikan oleh sejumlah pimpinan Pengprov PGSI, Sabtu (30/11/2019) di Semarang.

Gusti Randa dinilai tidak mampu menjalankan peranannya secara maksimal sebagai Kabid Binpres PPPGSI, terutama untuk memperjuangkan keberangkatan timnas gulat ke SEA Games Filipina.

"Keberangkatan Timnas Gulat ke SEA Games Filipina ini bisa menggunakan pendanaan dari Kemenpora, seperti cabor lainnya. Akan tetapi kemudahan atau fasilitas tersebut entah kenapa terabaikan. Padahal kita punya peluang untuk membawa pulang tiga atau dua medali emas dari sana," ungkap Andreas Budi Wirohardjo, Ketua Pengprov PGSI Jateng.

Disamping menyebut tidak maksimalnya peran Kabid Binpres, Agus Pebrianto dari PGSI Kalsel menyoroti lemahnya koordinasi antar lini karena besarnya kepercayaan yang diberikan Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan kepada Gusti Randa.

"Sementara Gusti Randa sendiri tidak mengerti sama sekali masalah teknis pembinaan," ujar Agus Pebrianto.

Dia menyebut nama Rachman, Ketua Pengprov PGSI Jatim, sebagai sosok yang pengganti Gusti Randa. Rachman yang mantan pegulat nasional dinilai sukses meningkatkan ferforma pegulat Jatim.

Andreas Budi Wirohardjo serta Agus Pebrianto dan 11 perwakilan Pengprov PGSI lainnya meminta Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan merespon tuntutan mereka dengan bijak.

"Kita mengapresiasi tekad Pak Trimedya Panjaitan untuk berjuang memajukan dan mengembangkan gulat nasional. Tetapi Pak Ketum juga harus menerima kenyataan untuk tidak lagi mempertahankan Gusti Randa," timpal Steven Setiabudi Musa, Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta.

Halaman
12
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas