Akibat Corona, Olimpiade Tokyo 2020 Disebut Akan Ditunda hingga 2021
Anggota Komite IOC, Dick Pound mengatakan, Olimpiade Tokyo 2020 akan ditunda karena pandemi virus corona.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Kabar terbaru gelaran multi-event Olimpiade yang tahun ini akan berlangsung di Tokyo, Jepang kabarnya akan ditunda menjadi tahun 2021.
Hal itu menyusul desakan yang terjadi oleh sejumlah pihak yang akan mengikuti gelaran empat tahunan ini, seperti atlet, hingga perwakilan dari masing-masing negara.
Seperti diketahui, desakan ini terjadi karena pandemi global virus corona (Covid-19) yang menjangkit berbagai penjuru di dunia.
Pada Selasa (24/3/2020) dini hari waktu Indonesia, USA Today memberitakan, seorang Anggota Veteran Komite IOC, Dick Pound mengatakan, Olimpiade Tokyo 2020 akan ditunda karena pandemi virus corona.
Baca: Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda atau Sesuai Jadwal? NOC Indonesia Tetap Dukung IOC
Baca: Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Tetap Digelar Juli, IOC dan Gubernur Tokyo Cari Solusi
Dick Pound mengungkapkan pada Senin (23/3/2020) waktu setempat melalui wawancara telepon.
"Berdasarkan informasi yang dimiliki Komite Olimpiade Internasional (IOC), penundaan telah diputuskan," kata Pound.
"Parameter ke depan belum ditentukan, tetapi Olimpiade tidak akan dimulai pada 24 Juli, setahu saya."
"Itu akan datang secara bertahap."
"Kami akan menunda ini dan mulai berurusan dengan semua konsekuensi dari penundaan ini (Olimpiade Tokyo 2020) yang sangat besar," lanjut Pound.
Baca: Australia dan Kanada Ancam Tak Kirim Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020, Desak Penundaan hingga 2021
Baca: PM Shinzo Abe Berencana Hadiri Start Awal Relay Obor Olimpiade di J Village Fukushima Jepang
Dikabarkan sebelumnya, Kanada dan Australia telah memberikan pernyataan, mereka tidak akan mengirimkan atlet jika Olimpiade ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurut Pound, Kanada merupakan satu anggota IOC paling berpengaruh selama beberapa dekade terakhir.
Dia meyakini, IOC akan mengumumkan langkah selanjutnya segera.
Di sisi lain, juru bicara IOC, Mark Adams memberikan tanggapan apa yang telah disampaikan oleh Pound.
"Yah, seperti yang kami umumkan kemarin (Minggu (22/3), kami sedang melihat skenario," ucapnya melalui teks.
Australia dan Kanada Menarik Diri dari Olimpiade Tokyo 2020