Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Sport

Sikap Kemenpora Tanggapi Penundaan Olimpiade Tokyo 2020

Keputusan IOC untuk menunda Olimpiade Tokyo 2020 hingga 2021 mendatang mendapat respon positif dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
zoom-in Sikap Kemenpora Tanggapi Penundaan Olimpiade Tokyo 2020
kemenpora
Melalui Surat Nomor 3.17.4/SET/lll/2020 17 Maret 2020 terkait kewaspadaan terhadap penyebaran virus Covid-19 terhadap dunia olahraga di Indonesia. Maka Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyusun Protokol Kewaspadaan Pencegahan Wabah COVID-19 Bagi Kegiatan Keolahragaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Olimpiade 2020 Tokyo yang semula dijadwalkan 24 Juli hingga 9 Agustus mendatang resmi ditunda karena pandemi virus corona.

Pada Selasa (24/3/2020) pagi waktu Indonesia, diberitakan sebelumnya bahwa, Shinzo Abe dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menemui kesepakatan bahwa Olimpiade tahun ini akan diundur karena pandemi virus corona.

"Mengingat penyebaran corona virus baru di seluruh dunia, kit membahas penundaan Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade," ungkap PM Jepang Shinzo Abe setelah pembicaraan dengan Presiden IOC Thomas Bach melalui sambungan telepon.

Dan disampaikan Abe, Presiden Bach setuju 100 persen dengan penundaan ini.

Namun akhirnya, Dewan Eksekutif Komite Olimpiade Internasional mengadakan pertemuan darurat pada Selasa (24/3/2020) malam waktu Indonesia guna membahas kelanjutan Olimpiade Tokyo 2020.

Baca: Terjangkit Virus Corona, Paulo Maldini Dapat Dukungan dari Fransesco Totti, Carles Puyol hingga Kaka

Baca: Fokus Penanganan Covid-19, Anggaran Kemenpora Siap Dipangkas

Baca: Cegah Penyebaran Virus Corona, Seluruh Ruangan Kantor Kemenpora Disemprot Desinfektan

Dari hasil pertemuan tersebut, akhirnya Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditunda hingga 2021 mendatang, dimana untuk waktu pelaksanaannya dijadwalkan pada musim panas.

"Segalanya berubah dengan sangat cepat pagi ini, tetapi kami akhirnya memiliki keputusan yang menurut banyak orang seharusnya dibuat beberapa minggu lalu." pernyataan tertulis yang diputuskan oleh Shinzo Abe dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach pada pertemuan Dewan Eksekutif IOC sore ini, Selasa (24/3/2020).

Berita Rekomendasi

"Pertandingan Olimpiade XXXII di Tokyo harus dijadwal ulang hingga setelah tanggal (yang dijadwalkan) tahun 2020, tetapi tidak lebih dari musim panas 2021."

"Untuk menjaga kesehatan para atlet, semua orang yang terlibat dalam Olimpiade, dan komunitas internasional," pernyataan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Keputusan IOC untuk menunda Olimpiade Tokyo 2020 hingga 2021 mendatang mendapat respon positif dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Berikut 8 sikap yang diambil oleh Kemenpora dilansir dari laman resmi Kemenpora.go.id :

1. Kemenpora menghormati sepenuhnya Pernyataan Bersama IOC dan the Tokyo 2020 Organising Committee. Seperti diketahui, Presiden IOC Thomas Bach dan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo tadi pagi telah mengadakan video conference ttg kepastian Olimpiade Tokyo di tengah merebaknya wabah Covid 19.

Dalam pertemuan virtual antara kedua pimpinan tersebut yang penuh keakraban, keduanya menunjukkan sikap keprihatinan atas merebaknya virus tersebut dan banyaknya korban yang jatuh.

2. Kemenpora juga mengapresiasi sikap kenegarawanan Pimpinan IOC dan Pemerimtah Jepang yang lebih mengutamakan keselamatan seluruh atlet dan semua pihak yang akan terlibat dalam Olimpiade tersebut, sehingga event Olimpiade diusahakan dapat terlaksana paling lambat musim panas tahun depan.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas