Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Mengenang Piala Thomas 2018, Pasukan Muda China Raih Gelar Juara setelah Hempaskan Tim Jepang

Dua pebulu tangkis muda China yakni Shi Yuqi dan Li Junhui/Liu Yuchen mampu membawa tim China kembali mendulang gelar juara Piala Thomas tahun 2018.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengenang Piala Thomas 2018, Pasukan Muda China Raih Gelar Juara setelah Hempaskan Tim Jepang
instagram/liuyuchen88888
Pebulu tangkis ganda putra China, Li Junhui/Liu Yuchen 

Demikian pula, pasangan Li Junhui/Liu Yuchen yang bermain di nomor ganda putra juga mampu tampil impresif.

Keduanya mampu tampil baik ketika bertarung melawan pasangan Keigo Sonoda/Yuta Watanabe di laga keempat.

Beruntung, pasangan ganda putra yang kini menduduki ranking tiga dunia tersebut mampu meraih kemenangan sekaligus menyegel gelar juara Piala Thomas 2018.

Kemenangan yang diraih oleh pasangan Li Junhui/Liu Yuchen tersebut juga membuat Lin Dan yang dipercaya tampil di laga kelima akhirnya tidak perlu bertanding.

Performa pasukan muda China sebelumnya juga sudah terlihat tajinya ketika menyingkirkan Indonesia di semifinal.

Shi Yuqi dan Li Junhui/Liu Yuchen mampu mencetak kemenangan kritis atas Jonatan Christie dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Baca: Lee Chong Wei Sebut Perjuangan Lin Dan Demi Gapai Olimpiade Kelima Amat Sulit

Baca: Menelisik Perseteruan Hebat Dua Raja Bulu Tangkis Dunia, Lee Chong Wei vs Lin Dan

Baca: Mengenal Lee Chong Wei, Sosok Raja Super Series Tanpa Gelar Juara Dunia dan Olimpiade

Di sisi lain, tim Jepang sebenarnya juga tengah dalam puncak terbaiknya dimana saat itu banyak pebulu tangkis hebat yang tampil pada tahun tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satunya Kento Momota yang terlihat cukup mengusai percaturan bulu tangkis dunia utamanya sektor tunggal putra.

Kento Momota bersama Kenta dan Kanta mampu mengalahkan juara bertahan Denmark di partai semifinal Piala Thomas 2018.

Kento Momota tercatat juga mampu menyapu bersih kemenangan setiap kali ia diturunkan dalam ajang bergengsi dua tahunan tersebut.

Hingga pada akhirnya, tim Jepang harus dipaksa menyerah oleh para pasukan muda China yang dipimpin oleh Shi Yuqi dan Li Junhui/Liu Yuchen pada tahun itu.

(Tribunnews/Dwi Setiawan)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas