Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tinju

Mike Tyson Tidak Bisa Marah Kepada Teddy Atlas karena Jasa Besarnya

Mike Tyson menyebut dirinya sangat menyukai Teddy Atlas dengan alasan telah banyak membantunya berkembang hingga puncak kariernya sebagai petinju.

Mike Tyson Tidak Bisa Marah Kepada Teddy Atlas karena Jasa Besarnya
zimbio.com
ILUSTRASI Mike Tyson menyebut dirinya sangat menyukai Teddy Atlas dengan alasan telah banyak membantunya berkembang hingga puncak kariernya sebagai petinju. 

TRIBUNNEWS.COM - Mike Tyson menyebut Teddy Atlas merupakan sosok yang tidak bisa membuatnya marah.

Iron Mike Tyson paham benar bagaimana Atlas membantunya hingga mencapai puncak kejayaannya sebagai seorang petinju.

Petinju kelahiran Amerika Serikat itu pernah menyandang gelar juara kelas berat, di antaranya ialah WBA, WBC, dan IBF.

Baca: Pernah Lawan Mike Tyson, Kevin McBride: Saya Hampir Digigit Si Leher Beton

Baca: Petinju Asal Inggris Sebut Mike Tyson Bisa Terbunuh Jika Nekat Kembali Bertarung

Mike Tyson juga pernah menjadi petinju termuda yang menjadi juara dunia tinju kelas berat.

Saat itu, di tahun 1986, usianya baru 20 tahun.

Teddy Atlas sebenarnya merupakan pelatih dari SI Leher Beton (julukan Tyson) ketika masih muda.

Saat itu Atlas masuk dalam jajaran tim kepelatihan yang dikepalai oleh Cus D'Amato.

Mike Tyson sendiri mengakui bahwa apa yang ia raih saat ini tak lepas dari kerja keras dari Teddy Atlas.

Menurut Si leher Beton, Atlas lah yang membuat kemampuannya berkembang pesat ketika dirinya masih remaja.

"Jika bukan karena Teddy, saya tidak akan menjadi diri saya seperti saat ini," terang Mike Tyson, dilansir dari laman Boxing News.

Halaman
12
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas