Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Thomas Cup

Piala Thomas 2020 - Indonesia dan Malaysia Satu Grup, Kedua Pihak Usung Target Realistis

Berdasarkan hasil undian yang telah digelar oleh pihak penyelenggara Piala Thomas, Senin (3/8/2020), Indonesia dan Malaysia secara resmi satu grup.

Piala Thomas 2020 - Indonesia dan Malaysia Satu Grup, Kedua Pihak Usung Target Realistis
TRIBUN/JEPRIMA
Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo merayakan kemenangan mereka atas pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada Final indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Kevin dan Marcus berhasil menjadi Juara Indonesia Masters 2020 usai mengalahkan pasangan Ahsan dan Hendra dengan skor 21-15 dan 21-16. TRIBUNNEWS/JEPRIMA 

TRIBUNNEWS.COM - Berdasarkan hasil undian yang telah digelar oleh pihak penyelenggara Piala Thomas, Senin (3/8/2020), Indonesia dan Malaysia secara resmi tergabung dalam satu grup.

Indonesia dan Malaysia akan sama-sama berada pada Grup A dalam perhelatan Piala Thomas 2020.

Kedua tim bulu tangkis putra asal Asia Tenggara tersebut juga akan bertarung melawan Belanda dan Inggris di Grup A.

Berbicara perihal peluang tim yang kemungkinan besar bisa lolos ke fase selanjutnya, Indonesia dan Malaysia menjadi yang diunggulkan.

Baca: Thomas Cup 2020 - Pebulu Tangkis Muda Malaysia Waspadai Kekuatan Tim Indonesia

Baca: Analisis Drawing Piala Thomas dan Uber 2020, Susy: Kami Punya Kans Bawa Pulang Piala Thomas

Kualitas dari pemain kedua negara tersebut dipandang menjadi alasan utama baik Indonesia dan Malaysia diprediksi akan lolos ke babak berikutnya.

Alhasil, baik Indonesia dan Malaysia sama-sama mengusung target realistis terhadap capaian prestasi yang ingin ditorehkan para kontingennya dalam ajang tersebut.

Sebagaimana target yang diberikan oleh kontingen Indonesia, Susy Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) memfokuskan timnya agar lolos ke delapan besar dulu.

"Kami fokus ke babak delapan besar dulu. Kami punya kans. Kami mau membawa pulang Piala Thomas kembali ke Indonesia," kata Susy Susanti yang dilansir dari Badminton Indonesia.

"Lawan-lawan di grup tidak mudah untuk dihadapi, tetapi kami tetap optimistis," kata peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut.

Bagi Susy Susanti, pantang timnya meremehkan lawan kendati di atas kertas lebih unggul dari Malaysia, Belanda, maupun Inggris.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas