Tribun Sport

Fung Permadi Beberkan Penerapan Sport Science di PB Djarum

Fung Permadi mengatakan bahwa PB Djarum telah menerapkan sport science kepada para atlet bulutangkis yang menimba ilmu di PB Djarum.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Fung Permadi Beberkan Penerapan Sport Science di PB Djarum
tribunnews.com/oro
Fung Permadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Manajer tim PB Djarum, Fung Permadi mengatakan bahwa PB Djarum telah menerapkan sport science kepada para atlet Bulutangkis yang menimba ilmu di PB Djarum.

Setidaknya ada tiga hal yang diperhatikan PB Djarum untuk menempa anak asuhnya agar punya kualitas bagus ke depannya.

“Untuk penerapan Sport Science itu kami fokuskan di tiga hal. Pertama itu tim fisio untuk pencegahan dan penanganan cedera atlet, kedua kami terapkan latihan untuk menunjang fisik atlet, ketiga kami pastikan kecukupan gizi atlet. Itu sport science yang kami terapkan,” kata Fung Permadi dalam program bincang media PB Djarum secara virtual, Senin (7/9/2020).

Fung Permadi menjelaskan model pelatihan yang diterapkan PB Djarum seperti itu sudah diterapkan sejak lama.

Tak ayal banyak pebulutangkis junior hingga senior asal PB Djarum yang menorehkan prestasi mentereng baik di kancah nasional maupun internasional.

Akan tetapi dengan perkembangan sport science baik itu metode pelatihan maupun peralatannya, PB Djarum tidak semua menerapkan. Mereka akan melihat dulu, sport science seperti apa yang cocok dengan gaya latihan PB Djarum.

“Sekarang kan banyak alat-alat latihan fisik yang bermunculan dan metode-metode dalam berlatih, tapi kami juga harus bijak untuk bisa menentukan apakah itu cocok untuk diterapkan di pelatihan kami atau tidak,” jelasnya.

Sekarang ini, PB Djarum membina sebanyak 216 atlet, 41 di antaranya sudah masuk ke pelatnas PBSI.

PB Djarum yang membina pebulutangkis muda dari U-11 hingga U-17 berkomitmen untuk terus bisa mencetak pebulutangkis-pebulutangkis andal yang ke depan bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

"Sekarang ada 41 atlet yang ada di pelatnas, itu masuk jenjang karier yang kami bina. Tujuan kami memang untuk bisa mencetak atlet tingkat dunia, salah satunya mereka bisa masuk ke pelatnas dan nantinya bisa membawa nama harum Indonesia,” pungkasnya.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas