Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Kemenangan jadi Harga Mutlak bagi Fabio Quartararo di MotoGP San Marino 2020

Pembalap Yamaha petronas SRT, Fabio Quartararo mematok kemenangan menjadi harga mati bagi dirinya di di MotoGP San Marino, Minggu (13/9/2020).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Gigih
zoom-in Kemenangan jadi Harga Mutlak bagi Fabio Quartararo di MotoGP San Marino 2020
MotoGP
Ilustrasi - Kemenangan jadi Harga Mutlak bagi Fabio Quartararo di MotoGP San Marino 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan menjadi harga yang mutlak bagi pembalap Yamaha Petronas SRT, Fabio Quartararo di MotoGP San Marino 2020.

Fabio Quartararo memang tampil melempem dalam tiga seri terakhir di MotoGP 2020.

Padahal rookie asal Prancis itu sempat tampil garang di dua seri pembuka ajang balap Grand Prix tahun ini.

Baca: Manajer Tim Petronas Yamaha SRT Bocorkan Anjloknya Performa Fabio Quartararo

Baca: Senjata Warisan Jorge Lorenzo Hilang Jadi Alasan Fabio Quartararo Melempem di MotoGP

Secara posisi klasemen, pembalap yang berjuluk El Diablo itu memang tengah menempati puncak klasemen dengan koleksi 70 poin.

Namun kursi nyamannya kini terancam oleh rider asal Ducati Corse, Andrea Dovizioso.

Pembalap kawakan asal Italia tersebut mampu membukukan 67 angka.

Tentu El Diablo membutuhkan podium utama jika ingin memperlebar jarak selisih angka sekaligus menjaga asa menjadi juara dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami berjuang untuk meraih kemenangan hingga lap terakhir untuk pertama kalinya tahun lalu di Misano, jadi kami akan mencoba mengulanginya di sana," ujar Fabio Quartararo seperti yang dikutip dari laman Corsedimoto.

Quaratararo pun menegaskan bahwa dirinya mematok poin penuh dalam setiap balapan yang akan dilaluinya.

Dirinya tak ingin hasil negatif di tiga seri sebelumnya kembali terulang.

"Kami harus kembali naik podium uatama,

"Mengumpulkan sebanyak mungkin poin merupakan harga mutlak yang wajib kami peroleh," tambahnya.

Dalam tiga balapan terakhir ini, pembalap 21 tahun ini selalu mengalami kesulitan dengan motornya.

Terutama dia merasakan tidak nyaman dengan bagian pengereman motor YZR-M1 miliknya.

Buntutnya, Quartararo kehilangan kepercayaan diri selama balapan terakhir untuk bisa melaju cepat.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas