Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nony Andillah Kalahkan Poppy Puspita di Pertandingan Perdana Turnamen Biliar 9 Ball Hot Nine

“Saya berusaha melakukan yang terbaik. Untuk menghadapi event Hot Nine ini saya benar-benar menyiapkan diri.”

Nony Andillah Kalahkan Poppy Puspita di Pertandingan Perdana Turnamen Biliar 9 Ball Hot Nine
istimewa
Turnamen ini diikuti 16 atlet putri dari berbagai daerah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Atlet biliar dari Jawa Barat, Nony K. Adillah menundukkan rekan sedaerahnya, Poppy Puspita dengan skor telak 3-0 di pertandingan pertama Turnamen Biliar 9 Ball Hot Nine yang ditayangkan iNews Sabtu malam (6/2/2021).

Nony tidak mengalami kesulitan berarti dalam mengatasi permainan Poppy. Nony mengatakan bersyukur bisa bermain dengan baik dan meraih kemenangan ini. Ia mengaku benar-benar menyiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Hot Nine ini dan senang itu membuah hasil.

“Saya berusaha melakukan yang terbaik. Untuk menghadapi event Hot Nine ini saya benar-benar menyiapkan diri.”

Baca juga: POBSI Gelar Kejuaraaan Biliar Hot Nine Khusus Wanita

Nony menilai ia juga diuntungkan lawannya yang bermain tidak maksimal dan terlihat grogi. “Poppy sudah berusaha melakukan yang terbaik. Harus berlatih dan lebih percaya diri.”

Pada Game pertama Nony unggul 1-0 setelah berhasil memasukkan sisa bola setelah Poppy gagal memasukkan bola.

Di game kedua Nony terlihat sangat mudah memasukan sembilan bola dan menambah keunggulan menjadi 2 - 0. Akhirnya Nony menutup pertandingan yang dipimpin Wasit Santos Edson dan Direktur Pertandingan Edward L. Toruan ini dengan kemenangan 3-0.

“Dengan adanya event Hot Nine ini menjadi wadah untuk kami para atlet biliar wanita mengasah, mempertajam dan menambah jam terbang kami agar kami mampu bersaing di tingkat internasional.” Ujar Nony.

Nony dan Poppy sama-sama atlet putri berprestasi dan menjadi andalan Indonesia. Nony Krystianti Andilah adalah andalan di divisi pool putri. Ia meraih Medali Emas Kejurnas 2017, Juara 1 Pepi Cup 2017, Semifinal Lion Cup Singapore 2019, Quarter Final All Japan Championship 2018 dan Medali Perak Sea Games 2019.

Poppy menyabet Medali Emas Double Putri 10 Ball Porda Jabar 2018, Medali Perak 10 Ball Single Putri Porda Jabar 2018, Medali Perak 10 Ball Double Mix Porda Jabar 2018, Medali Perunggu 15 Ball Single Putri Porda Jabar 2018, Medali Perunggu Double Mix 9 Ball Porda Jabar 2018 dan Juara 2 Open Women Double.

Di pertandingan kedua pada Minggu besok (7/2/2021) akan saling berhadapan Silviana Lu dari Papua dengan Rini Nasution dari Sumatra Utara.

Keduanya adalah atlet dengan sejumlah prestasi. Silviana Lu, atlet berusia 22 tahun Runner Up Rama 10 Ball Open di Jogja tahun 2020, Runner Up 10 Ball Open di Semarang tahun 2020, Medali Perunggu Sea Games 9 Ball Woman Double tahun 2019, 2 Medali Emas PON Jawa Barat tahun 2016, Medali Perunggu PON Riau tahun 2012.

Sedangkan Rini Nasution berusia 37 tahun dari Sumatra Utara adalah peraih Medali Emas di Kejurnas tahun 2017, dan Medali Perak di Kejurnas tahun 2018.

Turnamen ini diikuti 16 atlet putri dari berbagai daerah: Nony Andilah, Poppy Puspita, Tisa Anggun, Anita Kanjaya dan Dini Handayani dari Jawa Barat, Fathrah Masum, Desi Aristia, Fanny Lestari dan Aldita Rizky dari Jakarta, Angeline Ticoalu dan Vinda Marthatilova dari Jawa Tengah, Naya Ticoalu dari Kalimantan Selatan, Silviana Lu dari Papua, Putrini Sianturi dan Echa Sudharto dari Banten dan Rini Nasution dari Sumatra Utara.

Turnamen menggunakan format race to 3, artinya mencari tiga point kemenangan. Pertandingan ini relatif pendek jika dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan open turnamen umumnya. Biasanya race 5, race.6, race.7. Namun ini menarik karena pemain harus waspada mulai dari awal agar tidak melakukan kesalahan fatal.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Hary Tanoesoedibjo mengatakan punya kewajiban moral untuk mengangkat biliar yang pamornya sempat redup. "Ditayangkan di TV, jadi bisa ditonton siapa saja. Saya angkat juga di social media, di streaming. Kita ada OTT streaming service, jadi masyarakat bisa nonton di televisi atau melalui Internet," kata Hary.

Ikuti kami di
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas