Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ini Cara Pelatih PON Sepak Takraw Putri DKI Jakarta Jaga Kekompakan di Timnya

Melatih skuat putri bukanlah hal mudah. Banyak yang mesti dipahami oleh seorang pelatih agar anak didiknya bisa mencapai performa maksimal di sebua

Ini Cara Pelatih PON Sepak Takraw Putri DKI Jakarta Jaga Kekompakan di Timnya
wartakota
Abdul Gani, pelatih sepak takraw putri DKI Jakarta 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melatih skuat putri bukanlah hal mudah. Banyak yang mesti dipahami oleh seorang pelatih agar anak didiknya bisa mencapai performa maksimal di sebuah kompetisi.

Hal ini pula yang dilalui oleh Abdul Gani, pelatih Sepak Takraw Putri DKI Jakarta, yang akan berlaga di PON Papua, Oktober mendatang.

Gani menjelaskan, dalam melatih, dirinya selalu bersikap adil.

Meskipun skuadnya bermaterikan pemain senior dan junior, namun Gani tidak memperlakukan semuanya sama.

"Tidak ada yang dispesialkan. Semua program sama untuk pemain sesuai dengan posisinya masing-masing. Jika ada yang salah tetap ditegur. Baik senior maupun junior. Dan jika ada masalah, harus diselesaikan dengan cepat, apakah dengan bahasa atau mimik wajah saya sendiri. Mereka tentu bisa membaca itu," ujarnya kepada Warta Kota, baru-baru ini.

Tak hanya itu, sebagai pelatih, Gani juga memberikan contoh langsung cara bersikap khususnya disiplin dan adil.

Begitu juga dengan memotivasi pemain.

"Jika ingin mendapatkan hasil bagus, maka pemain harus memberikan lebih. Artinya, pemain harus giat berlatih, bekerja keras lagi, dan meningkatkan kerja sama tim. Sebagai pelatih, saya dan rekan-rekan berupaya membantu mereka. Namun, jalan itu ada di mereka. Lewat PON ini, mereka bisa pula direkrut timnas. Jadi tentu menjadi prestasi pula bagi pemain," terangnya.

Ada pun saat ini, dari 12 pemain yang berlatih di pemusatan latihan, hanya tujuh pemain terbaik yang akan dibawa ke PON Papua nanti.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas