Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fighting Tournament Series Airlangga Hartarto Cup 2022 Perebutkan Total Hadiah 2 Miliar 

Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dan Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) terus melakukan kreasi dalam menjalankan program pembinaan

Fighting Tournament Series Airlangga Hartarto Cup 2022 Perebutkan Total Hadiah 2 Miliar 
Dok. pribadi
Ketua Umum PP KBI sekaligus Sekjen PB WI, Ngatino dkk saat audiensi dengan Ketua Umum PB WI dan Dewan Pembina PP KBI, Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Rabu (2/6/2021).  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dan Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) terus melakukan kreasi dalam menjalankan program pembinaan jangka panjang.

Cabang olahraga wushu khusus Sanda dan kickboxing akan berkolaborasi untuk melahirkan petarung-petarung tangguh lewat peluncuran program Fighting Tournament Series Airlangga Hartarto Cup 2022.

Tidak tanggung-tanggung Fighting Tournament Series ini akan memperebutkan total hadiah Rp2 miliar.  Hal itu disampaikan Ketua Umum PP KBI sekaligus Sekjen PB WI, Ngatino saat audiensi dengan Ketua Umum PB WI dan Dewan Pembina PP KBI, Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Rabu (2/6/2021). 

"Fighting Tournamen Series Airlamgga Hartarto Cup 2022 ini merupakan program terbaru dari PB WI dan PP KBI dalam melahirkan pertarung-petarung tangguh yang akan diandalkan dalam berbagai event internasional. Ini merupakan program jangka panjang daru kolaborasi cabor wushu dan kickboxing. Rencananya Fighting Tournament ini memperebutkan total hadiah Rp2 miliar tetapi pak Airlangga Hartarto mengusulkan adanya tambahan hadiah di setiap kluster," kata Ngatino saat ditemui, Kamis (3/6/2021). 

Menurut Ngatino, babak Kualifikasi Fighting Tournament akan digelar per kluster/area yang bersifat open tournament. Nantinya, petarung  yang masuk dalam peringkat 4 hingga 6 besar akan didorong untuk menjadi petarung profesional. 

Apa yang dipaparkan Itu, kata Ngatino, mendapat dukungan penuh dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang begitu komit membangun prestasi wushu dan kickboxing Indonesia. 

"Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Menko Perekonomian, pak Airlangga Hartarto masih menyempatkan mendengar berbagau kegiatan wushu dan kickboxing yang telah dijalankan selama Covid-19 dan yang akan dilakukan ke depan. Hampir selama dua jam penuh pertemuan itu dan beliau juga banyak memberikan masukan untuk program pembinaan dalam upaya meningkatkan prestasi wushu dan kickboxing," jelasnya. 

Dalam pertemuan itu, Ngatino juga melaporkan berbagai kegiatan wushu dan kickboxing di tengah Covid-19 dan program pembinaan yang akan dijalankan ke depan.

Termasuk persiapan Musyawarah Nasional (Munas Wushu), Sirkuit Wushu Nasional II, Seleksi Nasional (Seleknas) Sanda, Pelatnas SEA Games dan persiapan penyelenggaraan PON XX/2021 wushu maupun kickboxing (eksebisi). 

Hadir dalam pertemuan Haryanto Adikoesoemo (Ketua Dewan Kehormatan PB WI), Ilham Permana (Waketum II PB WI & Sekjen PP KBI), Karan Sukarno Walia (Bendahara Umum PP KBI dan Wakabid. Luar Negeri PB WI), Nicola The (Bendahara Umum PB WI), Tjokro Gunawan (Wabendum PB WI dan Wakil Ketua Dewan Pembina PP KBI), dan Iwan Kwok (Wakil Sekjen PB WI dan Komisi Dana dan Bisnis Olahraga PP KBI), serta Sudarsono (Kabid Binpres Sanda PB WI dan TD PON XX/2021 Cabor Wushu). 

Ikuti kami di
Penulis: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas