Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia Menggelar Pelatnas Mandiri di Bandung

Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) akan menggelar pelatnas mandiri di Bandung, Jawa Barat yang akan dimulai Juli mendatang.

Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia Menggelar Pelatnas Mandiri di Bandung
Dok. PP KBI
Ngatino (tengah) pada acara silaturahmi Kick Boxing Indonesia di Hotel Atlet Century Jakarta, Jumat (4/6/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski belum mendapat kepastian dukungan dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) akan menggelar Pelatnas mandiri di Bandung, Jawa Barat yang akan dimulai Juli mendatang.

"PP KBI akan panggil 11 atlet kickboxing yang akan menjalani pelatnas Kickboxing untuk persiapan menuju SEA Games Vietnam 2021. Ini pelatnas mandiri tahap pertama sembari menunggu dukungan anggaran dana dari Kemenpora. Nama-nama atlet yang akan dipanggil masih akan ditentukan dalam waktu dekat," kata Ketua Umum PP KBI, Ngatino pada acara silaturahmi Kickboxing Indonesia di Hotel Atlet Century Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Pada SEA Games Filipina 2019, Timnas Kick Boxing Indonesia yang tampil perdana sukses meraih 2 perak dan 6 perunggu.

"Saat ini memang Kick Boxing memang belum masuk dalam daftar 23 cabang olahraga (cabor) yang mendapat support pemerintah karena belum menunjukkan prestasi. Makanya, kita akan berusaha untuk merebut medali emas di SEA Games Vietnam 2021 sehingga kickboxing bisa menjadi cabor yang mendapat perhatian," kata Ngatino yang juga Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI).

Ke-11 atlet Kick Boxing yang terdiri dari 6 putra dan 5 putri tersebut dijaring dari Seleksi Nasional (Seleknas) yang diikuti 80 atlet dari berbagai daerah beberapa waktu lalu. Ke-6 atlet kick boxing putra adalah Muhammad Zainur Anwar (Low Kick -54kg/Jawa Tengah), Brian A.F. Lawitan (Low Kick -60kg/Sulawesi Utara), Rahul Pinem (Low Kick -63kg/DKI Jakarta), Aprilando Rumahpasal (Full Contact -51 kg/DKI Jakarta), Andryawan Darmita (Full Contact -57kg/DKI Jakarta), Firman Muharram Syach (Full Contact -67 kg/Jawa Tengah). Sedangkan atlet putri adalah Cikal Farrah Labita (Low Kick -48kg/Lampung), Dwi Ani Retno Wulan (Low Kick -54kg/Jawa Tengah), Putri Padmi Nurjayanti (Low Kick -60kg/DKI Jakarta), Putri C.L. Van Beren (Full Contact -51kg/Sulawesi Utara), dan Diska Yolihani (Full Contact -57kg/Lampung).

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas atlet Kick Boxing, kata Ngatino, PP KBI telah menerbitkan buku panduan dan video rekaman mengenai pelatihan teknik dan fisik berbagai tingkatan dalam kickboxing.

Yang lebih mengejutkan lagi, PP KBI bersama PB WI akan meluncurkan program Fighting Tournament 2022 yang memperebutkan total hadiah Rp2 miliar.

Bukan hanya itu, kata Bendahara Umum PP KBI, Karan Sukarno Walia, PP KBI telah menjalin kerjasama dengan Universitas Bhayangkara untuk pengembangan olahraga Kick Boxing.

"Saat ini, PP KBI sudah menjalin kerjasama dengan Universitas Bhayangkara untuk bisa masuk dalam kurikulum mata pelajaran bagi mahasiswa/mahasiswi. Dan, kita juga akan melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah internsional di Jakarta," jelasnya.

Saat ini, Kick Boxing sudah masuk dalam cabang olahraga eksebisi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 untuk bisa masuk dalam pertandingan resmi PON Aceh-Sumatera Utara 2024.

Yang menggembirakan lagi Organisasi Kick Boxing Dunia (WAKO) sudah memberikan kabar kickboxing akan dipertandingkan pada Asian Games 2030.

Ikuti kami di
Penulis: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas