Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menpora Upayakan Peraih Medali Emas Olimpiade Bisa Dimakamkan di TMP Bikin Senang Ibunda Markis Kido

Yul Asteria Zakaria, Ibunda Markis Kido sebelumnya sangat berharap almarhum Markis Kido bisa disemayamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata.

Menpora Upayakan Peraih Medali Emas Olimpiade Bisa Dimakamkan di TMP Bikin Senang Ibunda Markis Kido
Tribunnews/Abdul Majid
Ibunda almarhum Markis Kido, Yul Asteria saat ditemui di kediaman Markis Kido di Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAYul Asteria Zakaria, Ibunda Markis Kido sebelumnya sangat berharap almarhum Markis Kido bisa disemayamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata.

Terlebih, Markis Kido telah mendapatkan medali emas Olimpiade 2008 dan mendapatkan penghargaan pahlawan olahraga dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Markis Kido pun dimakamkan satu liang lahat dengan sang ayah di TPU Kebon Nanas, Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (15/6/2021).

“Iya semua orang ingin anaknya bisa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, saya  juga sebagai orang tua sangat berkeinginan dimakamkan di sana, tapi kalau sudah ketentuannya begitu kita juga pasrah yang terbaik, yang penting Kido di alam sana, kan kalau itu cuma di dunia,” kata Yul Asteria saat ditemui di Kediam Markis Kido, Bekasi, Rabu (16/6/2021).

Menpora Zainudin Amali pun merespon harapan dari sang Ibunda.

Ke depan dirinya bakal berkomunikasi kembali kepada Presiden Joko Widodo dan Kemensos serta instansi terkait dengan persyaratan tersebut.

Ia ingin nantinya para atlet peraih medali emas Olimpiade bisa disetarakan dengan para pahlawan sehingga bisa dimakamkan di TMP Kalibata.

Yul Asteria pun mengaku sangat senang mendengar upaya Menpora Amali yang terus memperhatikan atlet-atlet Indonesia.

“Tapi kalau kata Pak Menteri tadi kebijakannya mau diubah saya juga senang hati dan berterima kasih kepada pemerintah, tapi tidak terlalu ngoyo,” pungkasnya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas