Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gara-gara Drakor Racket Boys, BWF Kembali Digeruduk Netizen Indonesia

Drama Korea Racket Boys memang tengah menjadi sorotan netizen Tanah Air setelah dianggap melecehkan Indonesia.

Gara-gara Drakor Racket Boys, BWF Kembali Digeruduk Netizen Indonesia
Kompas.com
Drama Korea Racket Boys membuat geram warganet Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) kembali diserang netizen Indonesia usai mengunggah salah satu video adegan drama Korea, Racket Boys.

Drama Korea Racket Boys memang tengah menjadi sorotan netizen Tanah Air setelah dianggap melecehkan Indonesia.

Dampak sangat negatif pun dituai drama Korea Racket Boys setelah tayangan episode kelima ratingnya anjlok dengan hanya meraih 1,4 dari 10.

Pemicunya adalah salah satu scene pada episode kelima di mana pada saat itu tim bulu tangkis Korea Selatan diceritakan tengah menjalani turnamen di Indonesia.

Tim pelatih Korsel berkumpul membahas strategi yang digunakan saat melawan wakil Indonesia, namun juga menyinggung fasilitas buruk yang diterima.

Baca juga: Fakta-Fakta Menarik All England 2021, Penuh Rekor dan Kontroversi

Wakil Korsel diceritakan mendapat hotel yang jauh dari arena bermain dan juga fasilitas lain yang tidak memadai.

Berbeda dengan yang didapatkan tim tuan rumah, selain itu Indonesia juga disebut akan melakukan segala cara demi meraih kemenangan.

Sontak hal itu membuat netizen Indonesia geram dan melampiaskan kekesalan lewat komentar hingga membuat rating drama ini anjlok menjadi 1,4 dari 10.

Beberapa hari setelah itu, BWF melalui akun Instagram resminya mengunggah salah sartu scene Racket Boys seolah mempromosikan drama Korea ini.

Baca juga: Greysia Polii Ungkap Jawaban Mengagetkan BWF Saat Tim Indonesia Lapor dapat Email dari NHS

Bukan tanpa alasan BWF melakukan hal ini, mengingat federasi tersebut memang menjadi wadah dari segala bentuk permainan bulu tangkis, pun melalui film atau drama.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Bolanews.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas