Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Timnas Basket Indonesia Berlatih di Serpong, Begini Alasan Wahyu Wijayat Jati

Timnas Basket Indonesia sudah mulai berlatih menatap play off FIBA Asia Cup 2021.

Timnas Basket Indonesia Berlatih di Serpong, Begini Alasan Wahyu Wijayat Jati
Dok. Humas PP Perbasi
Timnas Basket Indonesia Berlatih di Serpong, Begini Alasan Wahyu Wijayat Jati 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Timnas Basket Indonesia sudah mulai berlatih menatap play off FIBA Asia Cup 2021.

Sejak senin (28/6/2021), mereka sudah memeras keringat kembali setelah berjuang mengunci peringkat ketiga Grup A pada Kualifikasi Jendela III FIBA Asia Cup di Filipina.

Timnas yang biasa latihan di GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat, kali ini dilaksanakan di Breeze, BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

"Kita latihan di sini karena masalah availability tempat latihan saja," ungkap Asisten Pelatih Timnas Basket Indonesia, Wahyu Wijayat Jati.

Dikatakan Wahyu, latihan kali ini diikuti penggawa timnas minus delapan pemain finalis IBL Pertamax 2021. Mereka adalah Agassi Yeshe Goantara, Vincent Rivaldi Kosasih, Govinda Julian Saputra, dan Andakara Prastawa Dhyaksa. Mereka dari Pelita Jaya.

Kemudian dari Satria Muda ada Hardianus Lakudu, Juan Laurent Kokodiputra, Arki Dikania Wisnu, dan Kevin Yonas Argadiba Sitorus. Mereka diberikan dispensasi karena belum istirahat sejak final tersebut. Harapannya kembali fresh selama persiapan timnas.

Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fahreza Tamrella menjelaskan, latihan dilakukan dengan serius. Jika ada yang tidak sesuai kebutuhan tim akan dipulangkan. Ini karena training center (TC) memberlakukan promosi dan degradasi.

"Rencananya akan ada penambahan pemain mulai senin depan dan awal Agustus akan ada degradasi pemain," jelas Mocha, sapaan karib Maulana Fahreza Tamrella.

Diakui Mocha, manajemen dan staf pelatih tidak hanya memperhatikan sisi teknis. Faktor nonteknis juga tidak luput dari pantauan. Terutama untuk menjaga mood pemain agar tetap semangat selama latihan di masa pandemi Covid 19.

"Keadaan kasus covid yang meningkat saat ini sangat menjadi tantangan namun kami dari manajemen dan coaching staff menjaga agar tidak jenuh dengan melakukan variasi dalam latihan yang berbeda dan untuk team bonding akan dilakukan sesuai kebutuhan dan prokes yang terjaga," jelas Mocha.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas