Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Kontroversi Inggris Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Coret Ganda Putra Terbaik Demi Pasangan Muda Ini

Federasi Badminton Inggris tengah jadi sorotan setelah mencoret ganda putra terbaik mereka Marcus Ellis/Chris Langridge dari Olimpiade Tokyo 2020.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kontroversi Inggris Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Coret Ganda Putra Terbaik Demi Pasangan Muda Ini
Badminton.Photo (RAPHAEL SACHETAT)
Pasangan ganda putra Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, saat tampil pada perempat final Thailand Open I 2021, Jumat (15/1/2021). Federasi Badminton Inggris tengah jadi sorotan setelah mencoret ganda putra terbaik mereka Marcus Ellis/Chris Langridge dari Olimpiade Tokyo 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Federasi Badminton Inggris (Badminton England) tengah mendapat sorotan jelang Olimpiade Tokyo 2020.

Mereka memutuskan untuk mencoret nama Marcus Ellis/Chris Langridge sebagai wakil Inggris di cabang bulutangkis sektor ganda putra di Olimpiade Tokyo 2020.

Pihak Badminton England lebih memilih untuk mengikutsertakan pasangan Ben Lane/Sean Vendy ke ajang prestisius tingkat dunia itu, sebagaimana dikutip dari laman Badminton Planet.

Pasangan ganda putra Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, saat tampil pada perempat final Thailand Open I 2021, Jumat (15/1/2021). (RAPHAEL SACHETAT)
Pasangan ganda putra Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge, saat tampil pada perempat final Thailand Open I 2021, Jumat (15/1/2021). (RAPHAEL SACHETAT) (Badminton.Photo (RAPHAEL SACHETAT))

Baca juga: Dunia Bulutangkis: Soraya Aghaei Bakal Cetak Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Demi Sabet Emas di Olimpiade Tokyo 2020, Praveen/Melati Dapat Menu Latihan Mirip Owi/Butet

Padahal di atas kertas, pasangan Ellis/Langridge jauh lebih unggul dari Lane/Vendy.

Berbagai aspek pengukuran secara statistik lebih berpihak pada Ellis/Langridge.

Keduanya saat ini berada di peringkat ke-11 dalam peringkat ganda putra dunia versi BWF.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya itu, peraih medali perunggu Olimpiade Rio ini menasbihkan diri sebagai pasangan ganda putra terbaik Inggris selama beberapa tahun terakhir.

Pencoretan Ellis/Langridge itu pun menuai beragam kecaman dari kalangan bulutangkis negeri Ratu Elizabeth.

Bahkan, Marcus Ellis sendiri tak bisa percaya dengan nasib malang yang menimpanya.

Pemain berusia 31 tahun itu menumpahkan rasa kecewanya lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.

Ia kaget dan tak bisa percaya dengan keputusan Badminton England tak menyertakan namanya di daftar pemain untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam benaknya, ia hampir 100 persen yakin akan terpilih sebagai wakil Inggris di ajang empat tahunan itu.

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat bertanding pada babak I Indonesia Open 2019, di Istora Senayan Jakarta, Rabu (17/7/2019). Ahsan/Hendra berhasil mengalahkan ganda pytra asal Inggris  Marcus Ellis/Chris Langride setelah bermain dua set langsung skor 28-26 21-17. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat bertanding pada babak I Indonesia Open 2019, di Istora Senayan Jakarta, Rabu (17/7/2019). Ahsan/Hendra berhasil mengalahkan ganda pytra asal Inggris Marcus Ellis/Chris Langride setelah bermain dua set langsung skor 28-26 21-17. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

"Pada tanggal 7 Juni, saya menerima email yang menyebutkan nama pemain yang akan ke Olimpiade Tokyo," ungkap Marcus Ellis.

"Hatiku seperti terjatuh ke lantai begitu saja. Sebagai pemain dengan rangking tertinggi di Inggris, baik di ganda putra dan campuran, saya yakin tempat saya di Tokyo sudah jadi garansi."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas