Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dari Teman Jadi Lawan, Presiden Rodrigo Duterte: Manny Pacquiao Sampah Penuh Kebohongan

Pernyataan Manny Pacquiao itu dibalas lewat tanggapan pedas Presiden Rodrigo Duterte.

Dari Teman Jadi Lawan, Presiden Rodrigo Duterte: Manny Pacquiao Sampah Penuh Kebohongan
tangkap layar kolase the straits times.
Petinju yang juga seorang senator di Filipina Manny Pacquiao dan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. 

TRIBUNNEWS.COM - Hubungan baik antara dua figur yang menjadi ikon Filipina, Presiden Rodrigo Duterte dan petinju sekaligus senator, Manny Pacquiao, dilaporkan berubah menjadi perseteruan.

Keduanya saling lontar pernyataan yang membuat pertemanan berubah menjadi permusuhan.

Perselisihan ini disebut akan mengganggu fokus Manny Pacquiao yang tengah dalam persiapan menghadapi pertarungannya melawan Errol Spence Jr pada 21 Agustus mendatang.

Perseteruan itu dimulai dari kritik yang dilontarkan Pac-man, julukan Manny Pacquiao, ke pemerintahan Duterte atas dugaan korupsi yang terjadi.

Pacquiao menuding dana bantuan sosial (Bansos) yang diperuntukkan untuk keluarga miskin, tak jelas perginya.

Tak tanggung-tanggung nilainya mencapai 10 miliar peso atau sekitar Rp 2,85 triliun.

Baca juga: Dua Kaki Kanan-Kiri Conor McGregor Dibuat Rusak Dustin Poirier, Tulang Retak Sebelum Menjejak

Manny Pacquiao berhasil mempertahankan gelar juara WBA kelas welter setelah menang atas Adrien Broner di MGM Grand, Las Vegas, Minggu (20/1/2019) WIB.
Manny Pacquiao berhasil mempertahankan gelar juara WBA kelas welter setelah menang atas Adrien Broner di MGM Grand, Las Vegas, Minggu (20/1/2019) WIB. (DOK. ABS-CBN)

Pernyataan Manny Pacquiao itu dibalas lewat tanggapan pedas Presiden Rodrigo Duterte.

"Kamu sampah penuh omong kosong, menjadi juara tinju tidak berarti dia juara dalam politik," kata Duterte dilansir Marca.

"Dia terlalu tua dan dia gagal dalam karir tinjunya, pertama-tama Anda harus memenuhi tugas Anda sebagai senator dan tidak boleh absen," sambung Duterte yang ditujukan buat Pacquiao.

"Saya peringatkan kamu, saya akan kejar kamu selama kampanye pemilihan, saya akan memberitahu orang-orang segalanya, jangan berpikir bahwa jika kamu menang dan kamu jadi presiden, korupsi di Filipina akan hilang," kata Duterte.

Baca juga: Raja KO Kelas Ringan Diperingatkan Bisa Pingsan Jika Nekat Lawan Manny Pacquiao

Halaman
12
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas