Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade 2021

Kalah Beruntun di Dua Laga Olimpiade, Ada Apa Marcus/Kevin? Ini Pengakuan Mereka

Hasil ini kekalahan kedua beruntun The Minions pada ajang Olimpiade. Ada apa? Marcus tidak menjelaskan tekanan seperti apa yang dimaksud

Kalah Beruntun di Dua Laga Olimpiade, Ada Apa Marcus/Kevin? Ini Pengakuan Mereka
Tangkapan Layar Vidio.com
Aksi Kevin Sanjaya banting raket saat melawan Aaron Chia/Soh Woii Yik di perempat final Olimpiade Tokyo, Kamis (29/7/2021). 

"Tadi saya melihat, permainan Marcus/Kevin terbawa pola lawan. Main panjang-panjang seperti itu," ungkap Herry IP, soal laga Marcus/Kevin melawan Lee/Wang.

"Selain itu, hari ini agak kurang in mainnya dibanding dua pertandingan sebelumnya. Banyak melakukan kesalahan sendiri,"  kata Herry.

Pada kekalahan kedua, Marcus/Kevin pun mengakui bermain dalam tekanan melawan Aaron Chia/Soh Woii Yik.

Setelah pertandingan pasangan berjuluk Minions itu pun mengakui bahwa lawan bermain lebih bagus dari mereka.

Baca juga: Jadwal Pebulutangkis Indonesia Rabu 28 Juli 2021, Gregoria, Praveen/Melati, Jojo, Ginting Tanding

Pemain Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (depan) melakukan tembakan di samping pasangannya Marcus Fernaldi Gideon dari Indonesia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Sean Vendy dari Inggris dan Ben Lane dari Inggris selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli , 2021.
Pemain Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (depan) melakukan tembakan di samping pasangannya Marcus Fernaldi Gideon dari Indonesia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Sean Vendy dari Inggris dan Ben Lane dari Inggris selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli , 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

Kevin menyebut, sudah memiliki persiapan maksimal, hanya lawan mereka memang tampil apik.

“Lawan memang bermain lebih baik dari kami hari ini. Pemanasan juga sudah baik hari ini, tetapi ya memang lawan tampil baik saja,” kata Kevin, Kamis (29/7/2021).

“Persiapan kami juga maksimal, tapi hasilnya seperti ini. Terpenting, kami sudah berusaha semaksimal mungkin di sini,” sambungnya.

Sementara itu, Marcus juga mengakui dalam laga ini mereka bermain di bawah tekanan.

Marcus tidak menjelaskan tekanan seperti apa yang dimaksud, namun seperti diketahui ganda putra nomor satu dunia itu memang diharapkan bisa meraih medali emas di ajang ini sehingga tradisi emas dari cabor bulutangkis tetap ada.

“Kami memang sudah siap diri banget. Tapi, lawan bermain lebih baik dari kami karena mungkin mereka tampil nothing to lose. Sementara kami bermain di bawah tekanan,” jelas Marcus.

Indonesia masih punya peluang dalam perburuan medali emas ganda putra Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju ke semifinal seusai mengandaskan perlawanan wakil tuan rumah Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Ahsan/Hendra menang dalam tiga gim dengan skor 21-14, 16-21, 21-9. (Oln/Majid/Tribunnews)

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas