Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

AS Juara Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat ke-55 dengan 1 Emas, 1 Perak dan 3 Perunggu

Sebelum final voli putri digelar, Amerika Serikat sudah ada di puncak klasemen, sama-sama memiliki 38 emas, namun unggul jumlah perak atas China.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in AS Juara Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat ke-55 dengan 1 Emas, 1 Perak dan 3 Perunggu
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Gedung Stadiun Nasional Olahraga Jepang Kokuritsu Gyogijo di Shinjuku Tokyo saat penutupan Olimpiade Tokyo, Minggu (8/8/2021) malam. 

Lima medali tersebut didapatkan dari cabor bulutangkis dan angkat besi.

Emas didapatkan di nomor ganda putri atas nama Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra meraih perunggu.

Baca juga: Upacara Penutupan Olimpiade Jepang Diwarnai Unjuk Rasa Damai di Luar Stadion Nasional

Koleksi perak satu-satunya Indonesia disumbangkan oleh Eko Yuli Irawan dari angkat besi.

Lalu, dua perunggu lain diraih junior Eko Yuli, yaitu Rahmat Erwin Abdullah dan Windy Cantika Aisah.

Capaian medali itu merupakan yang terbaik bagi Indonesia selama tiga gelaran Olimpiade berturut-turut.

Indonesia diharapkan bisa meraih hasil lebih baik lagi di Olimpiade Paris 2024.

Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditutup setelah digelar dari akhir bulan Juli.

Rekomendasi Untuk Anda

Penutupan dihadiri oleh atlet yang belum kembali ke negaranya, dan diisi pesta kembang api.

Sebanyak 205 negara peserta masuk dan mengelilingi panggung tengah. Dipimpin oleh bendera Jepang selaku tuan rumah dan Yunani selaku negara pendiri Olimpiade.

Upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 secara langsung dihadiri oleh Presiden Komite Olimpiade (IOC), Thomas Bach beserta pimpinan negara partisipan.

Dalam ucapannya Thomas Bach menyebut, Olimpiade Tokyo memberi harapan dan keyakinan bagi seluruh dunia apabila prosesi ajang olahraga multicabang terbesar sedunia telah sukses dijalani.

Atlet Brasil Marlon Modolo Zanotelli menunggangi Edgar M bertanding melewati patung pegulat sumo kecil dalam kualifikasi individu lompat berkuda selama Olimpiade Tokyo 2020 di Equestrian Park di Tokyo pada 3 Agustus 2021.
Atlet Brasil Marlon Modolo Zanotelli menunggangi Edgar M bertanding melewati patung pegulat sumo kecil dalam kualifikasi individu lompat berkuda selama Olimpiade Tokyo 2020 di Equestrian Park di Tokyo pada 3 Agustus 2021. (BEHROUZ MEHRI / AFP)

"Kami sekarang dapat mengatakan dengan yakin bahwa kami telah mengalami pun menjalani Olimpiade yang sangat sukses," kata Bach.

Bach menilai para atlet mampu melakukan tugas mereka dengan menjadikan momen pelik ini sebagai tempat untuk kembali berkumpul, dengan tujuan memberikan harapan serta kepercayaan.

"Tidak hanya kepada komunitas di Olimpiade berlangsung, tapi juga kepada seluruh dunia. Saya merasa bangga dengan para atlet," kata Bach.

Olimpiade Tokyo 2020 sempat mendapatkan protes agar segera dibatalkan mengingat pandemi covid-19 yang terjadi di hampir seluruh dunia.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas