Tribun Sport

Joko Supriyanto Soroti Peran Pelatih Indonesia di Balik Kemenangan Ganda Malaysia atas Kevin/Marcus

peranan pelatih sektor ganda putra Malaysia, Flandy Limpele begitu besar bagi perkembangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Joko Supriyanto Soroti Peran Pelatih Indonesia di Balik Kemenangan Ganda Malaysia atas Kevin/Marcus
instagram/ba_malaysia
Flandy Limpele ketika memimpin latihan sektor ganda putra Malaysia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ganda Putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik menaklukkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di perempatfinal Piala Sudirman 2021. 

Bermain di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Jumat (1/10/2021), The Minions dikalahkan dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 15-21.

Mantan Pebulutangkis Indonesia, Joko Suprianto meyakini peranan pelatih sektor ganda putra Malaysia, Flandy Limpele begitu besar bagi perkembangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik. 

Baca juga: Piala Sudirman 2021, Hanya 13 Menit, Marcus/Kevin Dibekap Aaron/Soh Gim Pertama 12-21

Soh Wooi Yik (kiri) dari Malaysia melakukan pukulan di sebelah Aaron Chia dari Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 26 Juli 2021 .
Soh Wooi Yik (kiri) dari Malaysia melakukan pukulan di sebelah Aaron Chia dari Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putra melawan Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 26 Juli 2021 . (ALEXANDER NEMENOV / AFP)

Flandy yang merupakan pelatih asal Indonesia, diyakini sukses menerapkan taktik-taktik yang mampu meredam permainan agresif The Minions. 

"Mereka sudah pasti mempelajari tipe main Kevin dan Gideon. Strategi-strategi yang nanti diterapkan di lapangan itu kelihatan sudah matang sekali," ucap Joko kepada Tribunnews.com, Selasa (5/10/2021).

"Latihan mereka juga dibantu pelatih dari Indonesia, Flandy pasti sudah mengenali permainan Kevin sama Gideon. Sehingga permainan Kevin sama Gideon itu sangat dikenali," sambung dia.

Di mata Joko, kelas permainan Kevin-Gideon masih di atas Aaron Chia-Soh Wooi Yik. 

Baca juga: Analisis Joko Supriyanto: Agresivitas Kevin Sanjaya Hilang Sama Sekali, Marcus Gideon Kurang Greget

Aaron Chia/Soh Woii Yik
Aaron Chia/Soh Woii Yik (dok: bernama)

"Kevin sama Gideon permainannya di atas. Saya lihat mereka tidak kalah kelas, tapi memang kemungkinan cara main Kevin dan Gideon kemungkinan telah lebih dipelajari," tutur Joko.

Namun setelah ganda putra Malaysia tersebut sukses mengalahkan Kevin-Gideon di Olimpiade Tokyo, mereka telah mengerti cara menaklukkan The Minions.

Alhasil, Aaron Chia-Soh Wooi Yik sukses menguasai jalannya pertandingan melawan Kevin-Gideon di partai perempatfinal Piala Sudirman.

"Kemarin dia sudah menang di Olimpiade Tokyo, pertemuan pertama setelah olimpiade ini, Aaron Chia/Soh Wooi Yik terlihat mendikte sekali," ujar Joko.

Pada laga tersebut, Joko juga menyebut bahwa motivasi Kevin-Gideon untuk menaklukkan Aaron Chia-Soh Wooi Yik begitu rendah. 

"Terkesan seolah mereka menyerah. Motivasi untuk menang itu sangat rendah, kemarin itu yang kami lihat seperti itu," pungkas Joko.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas