Tribun Sport

Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing: Superbon Menang KO Atas Giorgio Petrosyan

ONE Championship™ (ONE) kembali ke Singapore Indoor Stadium dengan tajuk One: First Strike yang ditayangkan langsung pada hari Jumat malam, 15 Oktober

Penulis: Toni Bramantoro
Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing: Superbon Menang KO Atas Giorgio Petrosyan
Dok. One
Superbon 

TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - ONE Championship™ (ONE) kembali ke Singapore Indoor Stadium dengan tajuk One: First Strike yang ditayangkan langsung pada hari Jumat malam, 15 Oktober 2021.

Acara ini menampilkan daftar pertandingan all-kickboxing untuk pertama kalinya dalam sejarah One, menyajikan babak perempat final One Featherweight Kickboxing World Grand Prix yang bergengsi dan pertarungan memperebutkan gelar Juara Dunia One Featherweight Kickboxing untuk pertama kalinya.

Di pertandingan utama, penantang kickboxing kelas featherweight peringkat #2 Superbon dari Thailand mengalahkan penantang peringkat #1 dan striker legendaris asal Italia-Armenia, Giorgio Petrosyan melalui kemenangan KO pada ronde kedua yang spektakuler.

Petrosyan diperkirakan untuk mendominasi pertarungan, bergerak maju dengan kombinasi tinju yang tepat, sementara Superbon berusaha mendaratkan tendangan kaki kanan kebanggaannya.

Setelah ronde pertama yang penuh hati-hati, tensi meningkat pada ronde kedua, dengan Petrosyan yang berusaha memperkecil jarak.

Setelah pertukaran serangan yang sengit di tengah Circle, Superbon melepaskan tendangan keras kaki kanannya ke arah kepala, dan meraih dagu Petrosyan untuk mencatatkan penyelesaian akhir yang jelas.

Perempat Final Grand Prix Dunia Kickboxing ONE Featherweight

Kickboxer kelas featherweight peringkat ketiga dan mantan Juara Dunia Glory Kickboxing tiga kali Marat Grigorian dari Armenia mengalahkan mantan Juara K-1 Kickboxing dua kali Andy Souwer dari Belanda, menang dengan KO di ronde kedua.

Grigorian melesat ke depan lebih awal, menekan Souwer dengan kombinasi pukulan yang keras. Sebuah hook kiri dari Grigorian menjatuhkan lawannya ke matras di ronde pertama, dengan Souwer yang salah dalam perhitungannya.

Tangan kiri dari Grigorian di ronde kedua menempatkan Souwer pada posisi yang tidak menguntungkan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas