Tribun Sport

Thomas dan Uber Cup

Hasil Final Piala Thomas 2021: Butuh 81 Menit & Rubber Game, Jojo Pastikan Indonesia Juara

Jojo pun memastikan Indonesia memenangkan Final Piala Thomas 2021 setelah memaksa Li Shi Feng menyerah dalam waktu 81 menit lewat rubber game.

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Husein Sanusi
Hasil Final Piala Thomas 2021: Butuh 81 Menit & Rubber Game, Jojo Pastikan Indonesia Juara
Pedro PARDO / AFP
Reaksi Jonatan Christie dari Indonesia menyusul kemenangannya atas Loh Kean Yew dari Singapura dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 28 Juli 2021. 

Pukulan ke belakang pertahanan Li yang gagal diantisipasi membuat Jojo mengejar 2-5.

Drop shot menyilang Li membawanya unggul 2-6.

Poin ketujuh Li diraihnya berkat pengembalian shuttlecock Jojo tertahan di net.

Asa untuk Jojo masih terbuka setelah serangan smash Li keluar lapangan. Skor pun berubah 3-7.

Interval game kedua direbut Li dengan unggul 3-11.

Selepas ini, Jojo mendapatkan dua poin beruntun dari wakil China.

Kesalahan mengantisipasi Li membuat Jojo mengejar 5-11.

Berkat kepiawaiannya bermain neting, Jojo kini terpaut 5 angka, 8-13.

Motivasi Jojo semakin bertambah ketika pukulannya yang mengarah ke dekat kaki kiri gagal diantisipasi.

Jojo pun mengejar 9-13.

Semakin ketat saat smash Jojo salah diantisipasi oelh Li dan skor pun menjadi 12-15.

Akhir usaha Jojo mengejar poin akhirnya kandas karena Li mengunci game kedua dengan skor 18-21.

Game ketiga dimulai, Jojo langsung unggul 2-0 dari Li.

Namun hal itu tak berselang lama karena dua kesalahan Jojo berhasil disamakan menjadi 2-2.

Li berbali unggul pada kedudukan 3-4 setelah pukulan menyilangnya tidak berhasil diantisipasi oleh Jojo.

Tak hanya Jojo yang kerap membuat kesalahan, sang lawan juga demikian dan kini skor 5-5.

Dua kali Jojo salah perhitungan dalam menaruh bola ke belakang pertahanan dari lawan.

Hal itu membuat Li menambah poinnya menjadi 5-7.

Pukulan menyilang dan serobotan di atas net membawa Jojo menyeimbangkan skor 7-7.

Sayangnya kesalahan dalam penempatan bola di belakang pertahanan membuat Li kembali unggul 7-8.

Interval game ketiga direbut Li dengan keunggulan 9-11.

Pengembalian keluar lapangan dari Li membuat Jojo menipiskan ketertinggalannya 10-11.

Kesalahan berikutnya Li adalah mensmash bola terlalu ke luar lapangan dan kini Jojo menyeimbangkan kedudukan 11-11.

Jojo berbalik unggul 12-11 berkat pukulan pelannya yang melewati net tidak bisa dijangkau Li.

Poin berikutnya Jojo berasal dari permainan neting yang tidak bisa dikembalikan Li.

Skor pun kini menjadi 13-11.

Pada waktu ini, Li meminta umpire menghentikan laga karena butuh perawatan pada betisnya.

Setelah mendapat perawatan dari tim medis, Li menyatakan sanggup melanjutkan laga.

Li pun melancarkan pukulan smash yang jatuh ke pertahanan Jojo dengan kecepatan 376 kph.

Skor menjadi imbang 13-13 setelah pukulan shuttlecock Jojo tidak melewati net.

Tak membiarkan Li mendapatkan poin lagi, Jojo melepaskan sebuah dropshot yang membawanya unggul 14-13.

Jojo mendapatkan poin menjadi 15-13 lantaran pengembalian neting Li jatuh ke pertahanannya sendiri.

Game ketiga akhirnya ditutup dengan skor 21-14 untuk kemenangan Jonatan Christie.

(Tribunnews.com/Ipunk)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas