Tribun Sport

Susanto Megaranto Harus Menangi Enam Babak Lagi Baru Juara Di Turnamen Ini

JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, 4-8 Desember 2021.

Penulis: Toni Bramantoro
Susanto Megaranto Harus Menangi Enam Babak Lagi Baru Juara Di Turnamen Ini
Dok. PB Percasi
Susanto Megaranto (kiri) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pecatur Indonesia, GM (Grand Master) Susanto Megaranto masih berada dipuncak klasemen usai mencatat full point hingga babak tiga JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, 4-8 Desember 2021.

Susanto Megaranto yang memiliki elo rating 2548 masih terlalu tangguh buat lawan-lawan dan belum terkalahkan.

Usai mengalahkan WFM Christine Elisabeth (1786) pada babak pertama, Sabtu (4/12/2021), Susanto Megaranto Megaranto kembali menorehkan dua kemenangan pada babak kedua dan ketiga yang berlangsung Minggu (5/12/2021).

Pada babak kedua ia sukses menundukkan pecatur non-gelar Susanto Rahman kemudian pada babak ketiga mengalahkan Sadeli Sunardi.

Dengan kemenangan ini Susanto berhasil mengemas poin 3 hasil dari 3 kali menang dan menempati puncak klasemen sementara. Namun demikian posisi Susanto belum sepenuhnya aman karena di bawahnya ada 14 pemain yang sama-sama mengemas 3 poin dari tiga babak yang sudah dimainkan. JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021 diikuti sebanyak 150 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.

Ke-14 pecatur yang membayangi Susanto diantaranya FM Catur Adi Sagita, MF Hamdani Rudin, Surya Wahyudi, pecatur pelatnas lainya IM Gelbert Elroy Tarigan serta dua lain bergelar MF M. Miftahul Hudany dan Daniel Hermawan Lumban Gaol.

Meski memiliki elo rating yang jauh di atas peserta lainnya, namun Susanto mengakui tidak mudah mengalahkan lawan-lawannya pada tiga babak awal JAPFA FIDE Rated ini.

"Kualitas (lawan) sudah mulai bagus. Rating memang di bawah 2000, tapi kalau kekuatan, saya rasa di atas 2000," ujar Susanto Megaranto usai pertandingan.

Bahkan Susanto tak berani bicara soal juara. Menurutnya perjalanan menuju juara masih jauh karena masih harus bertanding enam babak lagi.

"Untuk peluang, prediksi terlalu dini, masih jauh," ungkapnya.

Susanto Megaranto mengatakan dirinya akan memanfaatkan kesempatan turnamen kali ini dengan baik untuk meningkatkan elo ratingnya.

Sebab selama pandemi, hampir tidak kejuaraan catur klasik yang memberi kesempatan untuk mendongkrak elo rating. Yang ada hanya turnamen catur cepat dan kilat.

"Sebenarnya tergantung sponsor juga untuk turnamen klasik. Tapi memang sekali-kali harus ada catur klasik karena butuh ilmu tinggi di catur klasik, selain itu bisa meningkatkan gelar. Kalau catur cepat kan tidak bisa tingkatkan gelar," urai Susanto Megaranto.

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas