Tribun Sport

Alex Tirta: Tim Bulutangkis Indonesia Mundur Dari Kejuaraan Dunia Sudah Disetujui Ketua Umum PP PBSI

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali turut menjelaskan perihal tak ikut sertanya tim bulutangkis Indonesia pada kejuaraan dunia 2021

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Alex Tirta: Tim Bulutangkis Indonesia Mundur Dari Kejuaraan Dunia Sudah Disetujui Ketua Umum PP PBSI
Dok. PBSI
Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna foto bersama dengan Ketua Pengprov DKI Jakarta, Alex Tirta di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (19/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Laporan Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta kepada Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna, diputuskan bahwa keberangkatan tim bulutangkis Pelatnas Cipayung ke Kejuaraan Dunia dibatalkan. Ini mengingat pemerintah Republik Indonesia sangat perhatian terhadap merebaknya varian virus Omicron, serta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para atlet.

“Keputusan menarik diri tim bulutangkis Indonesia dari Kejuaraan Dunia ini juga sudah disetujui oleh Bapak Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna,” kata Alex Tirta.

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (kiri) menyerahkan secara simbolis dana pembinaan sebesar Rp 5 Miliar kepada Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna (tengah) dan Kapten Tim Thomas Cup Hendra Setiawan (kanan) pada Appreciation Night Thomas Cup 2020 di Bali, Minggu (21/11/2021). Sebagai bank internasional, BNI terus mendukung pengembangan cabang olahraga bulutangkis Tanah Air dalam mengukir prestasi-prestasi mendunia yang turut menyatukan semangat seluruh warga Indonesia baik di dalam maupun luar negeri.//IST/HO
TRIBUNNEWS.COM - Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (kiri) menyerahkan secara simbolis dana pembinaan sebesar Rp 5 Miliar kepada Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna (tengah) dan Kapten Tim Thomas Cup Hendra Setiawan (kanan) pada Appreciation Night Thomas Cup 2020 di Bali, Minggu (21/11/2021). Sebagai bank internasional, BNI terus mendukung pengembangan cabang olahraga bulutangkis Tanah Air dalam mengukir prestasi-prestasi mendunia yang turut menyatukan semangat seluruh warga Indonesia baik di dalam maupun luar negeri.//IST/HO (TRIBUNNEWS.COM/IST/HO)

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali turut menjelaskan perihal tak ikut sertanya Tim Bulutangkis Indonesia pada kejuaraan dunia 2021 yang akan berlangsung di Huelva, Spanyol, pada 12-19 Desember 2021 merupakan keputusan PBSI.

Sebagai perwakilan pemerintah, Menpora menjelaskan bahwa pihaknya siap mendukung seperti halnya TC Timnas sepakbola Indonesia yang dipersiapkan jelang tampil di Piala Dunia U-20 2023.

Sementara itu soal kebijakan dikirim atau tidak di kejuaraan internasional, keputusan tersebut ada di cabor masing-masing dalam kasus ini PBSI bukan dari Kemenpora.

“Kebijakan berangkat atau mengirim untuk try out itu kebijakan cabor masing-masing. Jadi pemerintah tidak mengatur hal itu tapi kalau ada event tertentu soal pelatnas seperti contoh PSSI yang mempersiapkan timnya ke FIFA World Cup U-20 2023, kan ada pelatnasnya itu kita fasilitasi, tapi soal TC dimana itu urusan cabor, tanding dimana itu urusan cabor. Jadi semua kita fasilitasi tapi tetap sesuai aturan,” kata Menpora Amali di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna meresmikan penggunaan lapangan bulutangkis di Kantor Pusat Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jalan Pramuka 33, Jakarta Timur, Selasa (9/11/2021) petang. 
Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna meresmikan penggunaan lapangan bulutangkis di Kantor Pusat Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jalan Pramuka 33, Jakarta Timur, Selasa (9/11/2021) petang.  (Dok. pribadi)

“Jangan seolah yang berkaitan dengan urusan orang tidak bisa berangkat, tidak dikirim itu limpahkan ke Kemenpora, ada independensi dari cabor. Apalagi kalau ada hitung-hitungan poin kan kami tidak tahu, jadi itu dari cabor,” jelasnya.

Seperti diketahui, keputusan tim bulutangkis Indonesia tak ikut kejuaraan dunia diambil oleh Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna demi menjaga keselamatan pemain setelah mendapat masukan dari pengurus, pelatih, dan Kabid Binpres.

Penyebaran varian baru virus Covid-19 Omicron yang tidak menentu menjadi alasan utamanya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky mengatakan penyebaran virus Omicron yang cepat sehingga perubahan protokol kesehatan yang tidak menentu membuat kami memutuskan untuk mundur dari Kejuaraan Dunia 2021.

Rionny Mainaky
Rionny Mainaky (Humas PBSI)

“Kami tidak mau mengambil resiko. Keselamatan dan kesehatan atlet lebih utama. Para pemain juga sudah kami ajak berdiskusi dan mereka setuju untuk menarik diri dari Kejuaraan Dunia,” jelas Rionny Mainaky.

Selain itu, juga ada imbauan dari pemerintah Republik Indonesia, di tengah pandemi yang belum mereda untuk mengurangi kegiatan bepergian ke luar negeri. Apalagi di sejumlah negara Eropa juga terjadi lonjakan pesat kasus Covid-19.

Baca juga: Evan Dimas Kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Dengan keputusan ini, maka tim Indonesia akan langsung bersiap untuk menghadapi turnamen di tahun 2022.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas