Tribun Sport

Sanksi Badan Anti-Doping Dunia Bakal Dicabut Bulan Depan, Nirmala Dewi: Kabar Yang Melegakan Sekali

Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) bakal dicabut bulan depan keluar dari Menpora Zainudin Amali usai menerima kedatangan Satgas Percepatan Sanksi

Penulis: Toni Bramantoro
Sanksi Badan Anti-Doping Dunia Bakal Dicabut Bulan Depan, Nirmala Dewi: Kabar Yang Melegakan Sekali
Dok. PP Perbasi
Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi (ketiga dari kiri) saat menghadiri acara penandatanganan MoU antara PP PERBASI dengan LADI beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) bakal dicabut bulan depan keluar dari Menpora Zainudin Amali usai menerima kedatangan Satgas Percepatan Sanksi WADA Senin (17/1/2022).

Menpora Amali juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kinerja Ketua Tim Satgas Percepatan Sanksi WADA Raja Sapta Oktohari dan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) sehingga WADA sudah mengizinkan bendera Merah Putih kembali berkibar di ajang olahraga internasional pada Februari 2022 mendatang. Artinya, hukuman yang seharusnya dijatuhkan setahun cukup dijalani empat bulan saja.

"Saya atas nama pemerintah menyampaikan terimakasih kepada tim, Pak Oktohari khususnya, pada teman-teman LADI dan pada semua pihak yang mempercepat bagaimana yang tadinya sanksi satu tahun, menjadi sekitar empat bulan,” terang Menpora Amali dalam konferensi pers di Media Center Kemenpora, Senin (17/1/2022).

Menurut Menpora Amali, tim Satgas dan LADI telah bekerja dengan cepat baik dari sisi komunikasi, administrasi maupun teknis sehingga apa yang diminta oleh WADA bisa terpenuhi.

"Jadi kita bergerak ke arah yang positif. Kejadian ini menjadi pelajaran buat kita untuk membuat lembaga anti doping Indonesia semakin baik dan sesuai dengan acuan yang ada di dalam WADA,” jelas Menpora.

Mengomentari soal pencabutan sanksi dari WADA tersebut, PP Perbasi memberikan apresiasi atas kabar baik yang dihasilkan dari kinerja Satgas Percepatan Sanksi WADA bentukan Kemenpora.

Nirmala Dewi      11
Nirmala Dewi

Bahwa bendera Merah Putih sudah bisa berkibar mulai Februari nanti. Ini jelas melegakan bagi federasi bola basket Indonesia yang pada 12-24 Juli nanti akan menjadi tuan FIBA Asia Cup 2022.

"Kabar yang melegakan sekali. Alhamdulillah mengurangi kekhawatiran kami dalam menjalankan event-event kami di Perbasi. Terima kasih kepada Bapak Menpora dan tim yang sudah bekerja keras untuk pemulihan kembali sanksi WADA," ungkap Sekjend PP Perbasi, Nirmala Dewi.

Sebagaimana diketahui, 8 Oktober tahun lalu Indonesia dihukum WADA. Dasar hukuman adalah Lembaga Anti-Doping yang dimiliki Indonesia, yaitu LADI, dinilai tidak patuh menjalankan kewajiban yang telah ditetapkan WADA.

Ketidakpatuhan yang dimaksud adalah ketidaksesuaian dalam melaksanakan pengujian yang efektif kepada tiap atlet di seluruh cabang olahraga.

Atas kesalahan ini, Bendera Merah Putih tidak boleh bekibar di event internasional. Salah satunya saat Indonesia juara di Thomas Cup 2021.

Saat lagu Indonesia Raya diperdengarkan, logo PP PBSI yang dipasang.

Hukuman WADA ini berlaku setahun. Nah, untuk mempercepat pencabutan hukuman Kemenpora membentuk Satgas Percepatan Sanksi WADA. Tim ini diketuai Raja Sapta Oktohari yang merupakan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Tim langsung bekerja hingga ada sinyal bahwa bendera Merah Putih Bisa beekinar lagi pada bulan depan.

"Kami berharap sanksi WADA bisa menjadi pelajaran berharga yang gak mungkin terulang lagi dengan kerja profesional dan komunikasi yang baik antara LADI dengan WADA. Prinsip sebagai cabang olahraga, kami siap apapun yang dibutuhkan oleh LADI sesuai dengan MoU yang pernah kami sepakat sebelumnya," jelas Nirmala Dewi.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas