Tribun Sport

IBL 2022

Telah Lama Vakum, Perbasi Akan Kembali Gulirkan Liga Basket Putri Indonesia

Melalui rapat koordinasi, Perbasi luncurkan ide untuk kembali gulirkan liga profesional basket putri Indonesia.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Husein Sanusi
zoom-in Telah Lama Vakum, Perbasi Akan Kembali Gulirkan Liga Basket Putri Indonesia
dok. PP Perbasi
Timnas Basket Putri 3x3 Indonesia Tutup Laga Kualifikasi Olimpiade 2020 dengan Kekalahan 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah lama vakum, Perbasi akhirnya munculkan ide akan kembali gulirkan Liga Basket Putri.

Dilansir indonesiabasketball.or.id, PP Perbasi telah melakukan rapat koordinasi pada, Selasa (1/3/2022).

Adapun rapat koordinasi tersebut membahas soal liga basket putri yang dihadiri oleh Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih serta Sekjen Nirmala Dewi.

Selain itu, pun ada Waketum Bidang Pembinaan dan prestasi George Denden bersama pemilik klub hingga pegiat basket Indonesia pun turut hadir.

Baca juga: Masih Berburu Tiket Piala Dunia, Timnas Basket Indonesia Alihkan Fokus ke FIBA Asia Cup

Baca juga: Kualifikasi FIBA World Cup 2023: Kalah atas Jordania Bikin Indonesia Tambah Rentetan Kekalahan

Danny Kosasih pun menerangkan bahwa rapat koordinasi tersebut mencuatkan hasil yang menggembirakan.

Pasalnya, ia menjelaskan bahwa hasil rapat menunjukkan bahwa akan dibutuhkan beragam hal detail hingga peraturan yang lebih detail untuk kembali gulirkan liga putri.

"Kita kumpulkan pemilik klub dan insan basket yang berminat mengikuti liga putri dan hasilnya cukup menggembirakan karena semua yang hadir komitmen untuk memulai dengan satu pertandingan invitasi nasional antarklub," tutur Danny.

"Itu adalah dasar bagaimana kita menuju liga putri sesungguhnya karena untuk memutar liga putri kita butuh hal-hal yang lebih detail, peraturan-peraturan yang lebih detail," tambahnya.

Timnas Basket Putri Indonesia
Timnas Basket Putri Indonesia (Dok : Perbasi)

Sementara itu, Nirmala Dewi selaku Sekjen pun menjelaskan pula bahwa adanya ide untuk kembali mengadakan liga putri sebagai bentuk apresiasi daerah.

Khususnya, liga putri tersebut sangat baik untuk pengembangan permainan di usia 19 hingga 23 tahun.

Nirmala Dewi pun menegaskan bahwa rapat koordinasi berjalan dengan baik.

Selain itu, Nirmala juga menerangkan kepada seluruh pebasket putri tanah air untuk menunggu pengumuman mengenai bergulirnya liga putri.

Sekjen Perbasi itu pun menuturkan bahwa untuk pebasket putri akan lebih baik untuk mempersiapkan diri sembari berlatih.

"Kepada teman-teman pebasket putri tanah air, ini adalah waktu yang ditunggu-tunggu," kata Nirmala.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas