Tribun Sport

Piala Thomas dan Uber 2022

Jelang Hadapi Singapura di Piala Thomas, Hendra Setiawan: Jangan Remehkan Singapura

Hendra Setiawan ingatkan tim Thomas untuk tidak meremehkan Singapura pada partai perdana besok hari Minggu (8/5/2022).

Penulis: Niken Thalia
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
zoom-in Jelang Hadapi Singapura di Piala Thomas, Hendra Setiawan: Jangan Remehkan Singapura
JUSTIN TALLIS / AFP
Mohammad Ahsan dari Indonesia dan Hendra Setiawan dari Indonesia mengembalikan shuttlecock ke Muhammad Shohibul Fikri dari Indonesia dan Bagas Maulana dari Indonesia pada final ganda putra pada Kejuaraan Bulu Tangkis All England Open di Utilita Arena di Birmingham, Inggris tengah, pada 20 Maret 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Partai perdana Piala Thomas yang akan berlangsung besok pada hari Minggu (8/5/2022).

Perhelatan itu akan berlangsung pada pukul 14.00 WIB di Impact Arena, Bangkok, Thailand.

Jelang pertarungan itu, Hendra Setiawan memberikan pesan kepada skuat Thomas.

Pesan Hendra yakni menekankan agar timnya tidak meremehkan kekuatan dari Singapura.

Baca juga: Jumpa Singapura di Partai Perdana Piala Thomas, Jonatan Christie Miliki Modal Apik dari BAC 2022

Baca juga: Jadwal Siaran Piala Thomas dan Uber Cup 2022, Live MNC TV, Indonesia Hadapi Singapura dan Prancis

Terlebih Singapura memiliki unggulan di sektor tunggal putra yakni, Loh Kean Yew.

"Apalagi, kini Singapura juga bertambah kuat dengan diperkuat Loh Kean Yew, sang juara dunia," ujar Hendra mengutip dari Kompas.com.

"Jadi, kami tidak boleh lengah," tegas Hendra.

Meski memang di atas kertas Indonesia unggul atas Singapura, namun Hendra ingin timnya tetap fokus dan tidak lengah.

Untuk itu, Indonesia akan menurunkan kekuatan terbaiknya.

Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan shuttlecock ke pemain China Lu Guang Zu (Unseen) saat pertandingan tunggal putra pada final beregu putra Piala Thomas antara China dan Indonesia di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober 2021.
Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan shuttlecock ke pemain China Lu Guang Zu (Unseen) saat pertandingan tunggal putra pada final beregu putra Piala Thomas antara China dan Indonesia di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober 2021. (Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP)

Pasalnya, Hendro Santoso selaku manajer tim, menekankan bahwa mereka harus meneang atas Singapura.

Hal itu berdasarkan kondisi pemain yang baik dan siap untuk tempur.

"Kami tentu akan menurunkan kekuatan terbaik," tutur Hendro.

"Lawan Singapura harus kami menangi," tambahnya.

"Saya lihat kondisi pemain juga bagus dan siap tempur," sambungnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas