Tribun Sport

Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Kerja Keras Adaptasi Lapangan

Pasangan putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku tidak cukup waktu untuk beradaptasi di lapangan.

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Kerja Keras Adaptasi Lapangan
Media Humas PBSI
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pasangan putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku tidak cukup waktu untuk beradaptasi di lapangan. 

Memang tak banyak waktu yang didapat tim Indonesia untuk mencoba berlatih di Tokyo Metropolitan Gymnasium, tempat berlangsungnya ajang bulutangkis Kejuaraan Dunia 2022, 22-28 Agustus mendatang.

Fajar/Rian dkk., hanya mendapat durasi satu jam dengan dua lapangan. Yakni lapangan tiga dan lapangan empat.

Berangkat dari hal tersebut, tim kepelatihan pun mensiasati dengan membagi masing-masing sektor mendapat jatah 15 menit.

"Kurang lebih tadi coba lapangan pertandingan 15 menit. Kami masih menyesuaikan arah angin, pencahayaan, dan situasi di lapangan seperti apa. Besok ada latihan lagi, semoga adaptasinya lebih baik," kata Fajar.

"Kami banyak gerakin badan, lari-lari kecil dan peregangan agar badan tidak terlalu kaku," sambungnya.

Senada dengan sang pasangan, Rian pun menyatakan hal serupa, pebulutangkis kelahiran Bantul itu mengaku waktu latihan tergolong cepat.

"Untuk kendala belum terlalu terasa karena itu tadi latihannya hanya 15 menit, cepat sekali. Jadi belum tahu ada kekurangan apa di lapangan," ujar Rian.

Merespon hal tersebut, keduanya berharap dapat beradaptasi dengan lebih baik di latihan terakhir, Minggu (21/8/2022).

Tokyo Metropolitan Gymnasium bukanlah tempat asing bagi Fajar/Rian. Mereka pernah bertanding di sini tahun 2018.

"Hall-nya di Jepang ini memang selalu besar dan megah. Khusus di sini kami pernah bertanding tahun 2018. Kami harap lapangan ini membawa keberuntungan," tutup Fajar. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Rionny Mainaky, mengetahui jelas bahwa anak asuhnya merasa waktu latihan yang didapat masih kurang.

Kendati demikian, ia sudah dapat menyimpulkan bahwa kondisi lapangan yang akan digunakan dalam kondisi yang baik.

"Lapangan pertandingan sangat bagus, atmosfernya megah. Hari ini kita setiap sektor dapat masing-masing 15 menit. Cukup untuk cari-cari kontrol dan feeling pukulan," ungkap Rionny Mainaky.

"Kondisi lapangan tadi bagus, sudah pas untuk pertandingan dari angin dan pencahayaan. Tapi kita belum tahu apakah ini settingnya sudah final atau belum karena persiapan lapangan belum selesai," lanjut Rionny.

Dengan hanya mendapat waktu 15 menit, Rionny menyampaikan anak-anak asuhnya belum puas. Tetapi secara garis besar adaptasi sudah baik.

"Memang belum puas hari ini anak-anak. Tapi besok masih ada latihan satu kali lagi. Kita bisa maksimalkan," kata Rionny.

"Secara garis besar saya melihat adaptasi sudah berjalan cukup baik. Besok kita sambung dan semoga lebih baik lagi," tutup Rionny.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas