Tribun Sport

Liga Basket Putri Asean Segera Bergulir, Nirmala Dewi: Ini Mimpi Pebasket Putri

Tak lama lagi Asia Tenggara akan segera memiliki Liga Basket untuk kategori putri yang disebut dengan nama SEA Women Basketball League 2022.

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Liga Basket Putri Asean Segera Bergulir, Nirmala Dewi: Ini Mimpi Pebasket Putri
Dok. Humas PP Perbasi
Christopher Tanuwidjaja, Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi (tengah) dan Wakil Ketua PP Perbasi Bidang Pembinaan dan Prestasi George Fernando Dendeng 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak lama lagi Asia Tenggara akan segera memiliki Liga Basket untuk kategori putri yang disebut dengan nama SEA Women Basketball League 2022.

Liga Basket Putri ASEAN 2022 rencananya akan berlangsung di Surabaya pada 25-30 Oktober mendatang.

Turnamen ini juga akan menjadi liga tingkat regional pertama bagi para pebasket putri di kawasan ASEAN.

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menilai Liga Basket Putri ASEAN mampu menjadi ajang mencetak prestasi baru bagi atlet nasional.

Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi pun menganalogikan ajang ini sebagai mimpi untuk pebasket putri yang selama ini masih minim berkompetisi.

Lewat komunikasi dengan perwakilan organisasi basket Asia Tenggara dan Federasi Basket Dunia (FIBA), maka tercetuslah Liga Basket Putri Asean.

"Ada keluhan yang sama soal liga basket putri di ASEAN. Pebasket putri dituntut untuk berprestasi pada tingkat nasional atau internasional, tapi kami sadar kompetisinya masih sangat jarang," kata Nirmala Dewi.

"Liga menjadi mimpi bagi para pebasket putri. Ini yang harus kami pikirkan sebagai federasi dan jadi pekerjaan rumah kita bersama. Kami bicara dan tercetuslah untuk pengadaan liga tapi levelnya ASEAN," sambungnya.

Nirmala memaparkan, dengan adanya Liga Basket Putri ASEAN, ia berharap bibit-bibit baru tertarik menjadi pebasket usai adanya turnamen tingkat Asia Tenggara ini.

"Kalau sudah ada Liga ASEAN, otomatis mereka pada bangun, 'Oh ini waktunya', jenjangnya sudah ada, dan FIBA janji mereka akan menyiapkan. Jika kompetisi ini stabil dan konsisten ada jenjang liganya seperti putra," ujar Nirmala.

"Harapannya putra dan putri akan bisa saling mengejar. Penting sekali anak perempuan di pelosok tanah yang punya mimpi pengen jadi pebasket-pebasket. Jadi saya pikir kita harus mulai," lanjutnya.

Rencananya, Liga Basket Putri ASEAN akan berlangsung di tiga negara dengan lokasi pertama dimulai di Kota Korat, Thailand pada 10-12 Oktober. 

Kemudian berlanjut di Kuala Lumpur, Malaysia pada 20-22 Oktober, dan babak final akan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur 25-30 Oktober.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas