Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Hasil Final Four Proliga 2023, Gresik Petrokimia Takluk di Kandang, Ayub Hidayat: Kami Terburu-buru

Pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Ayub Hidayat, mengaku terlalu bermain terburu-buru membuat timnya takluk dari Bandung BJB Tandamata.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasil Final Four Proliga 2023, Gresik Petrokimia Takluk di Kandang, Ayub Hidayat: Kami Terburu-buru
Tribunnews/M Deni
Oposite Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Hany Budiarti dan sang pelatih, Ayub Hidayat dalam konferensi pers pasca-pertandingan melawan Bandung BJB Tandamata di ajang final four Proliga 2023 di GOR Tri Dharma Gresik, Sabtu (25/2/2023). 

Laporan wartawan Tribunnews/Muhamad Deni Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, Gresik - Pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Ayub Hidayat, mengaku terlalu bermain terburu-buru membuat timnya takluk dalam ajang final four Proliga 2023, Sabtu (25/2/2023).

Pada laga final four Proliga 2023 yang digelar di GOR Tri Dharma Gresik tersebut, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kalah 3-2 dari Bandung BJB Tandamata.

Usai unggul pada set ketiga dengan skor 1-2, mereka justru jadi kalah 3-2 (33-31, 20-25, 19-25, 25-19, dan 15-9).

Menanggapi kekalahan tersebut, Ayub Hidayat berkata bahwa timnya terburu-buru ingin menyelesaikan permainan saat unggul.

Baca juga: Hasil Final Four Proliga 2023: Alim Ungkap Kunci Kemenangan BJB Tandamata atas Gresik Petrokimia

Hal itu justru membuat mereka gagal meraih kemenangan.

"Tadi di set pertama mestinya bisa, tapi keburu pengen menyelesaikan," jelas Ayub Hidayat dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi malah kehilangan kontrol."

"Yang kedua mulai bangkit. Yang ketiga bangkit."

"Keempat, kelihatan mulai nyantai lagi. Dan kelima banyak melakukan kesalahan sendiri," katanya.

Ayub Hidayat melanjutkan dengan beragumen bahwa timnya gagal melakukan receive bola pertama dengan baik.

Kegagalan melakukan receive dengan baik membuat mereka hanya bisa menghasilkan bola-bola open.

Jadi bola itu bisa terbaca oleh lawan.

Oposite Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Hany Budiarti dan sang pelatih, Ayub Hidayat dalam konferensi pers pasca-pertandingan melawan Bandung BJB Tandamata di ajang final four Proliga 2023 di GOR Tri Dharma Gresik, Sabtu (25/2/2023).
Oposite Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Hany Budiarti dan sang pelatih, Ayub Hidayat dalam konferensi pers pasca-pertandingan melawan Bandung BJB Tandamata di ajang final four Proliga 2023 di GOR Tri Dharma Gresik, Sabtu (25/2/2023). (Tribunnews/M Deni)

"Hanya bisa-bisa bola open sehingga bloknya sana berhasil," paparnya.

"Saya kembalikan lagi, momoknya adalah bola pertama atau receive."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas