Voli Proliga 2024 Kapan Dimulai? Warna Baru Tersaji, Tim Peserta Dipastikan Bertambah
Liga voli Indonesia Proliga 2024 dijadwalkan bakal mulai pada bulan Mei dan akan berakhir Agustus mendatang.
Penulis: Isnaini Nurdianti
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi voli Indonesia Proliga 2024 dijadwalkan bakal mulai pada bulan Mei dan akan berakhir pada Agustus di tahun depan.
Kepastian terkait jadwal Proliga 2024 pernah disampaikan oleh sportcaster Rama Sugianto pada Poscast Si Jago Voli yang tayang di chanel YouTube Moji.social (3/6/2023).
"Dan untuk Proliganya (musim 2024) sedikit diundur," buka Rama Sugianto.
"Proliga 2024 dimulai Mei sampai dengan Agustus," tambahnya ketika berbincang dengan Rheza Pradita.
Dengan begitu, jadwal pertandingan Proliga 2024 sedikit berbeda dari agenda musim lalu.
Mengingat Proliga 2023 berlangsung mulai 5 Januari dan berakhir 19 Maret.
Baca juga: Rapor Timnas Voli Putra Indonesia Sepanjang 2023, Catatkan 20 Kemenangan dari 28 Laga
Adapun untuk siarannya, MOJI TV menjadi hak pemegang siar pertandingan Proliga 2024.
"Untuk Proliga 2024 akan tayang di Moji TV," tambah Rama Sugianto.
Selain jadwal yang mengalami pembaharuan, warna baru juga akan tersaji di Proliga 2024.
Tahun depan, peserta Proliga 2024 dipastikan bertambah menjadi 12 tim putra dan 8 tim putri.
Sebelumnya, Proliga 2023 hanya diikuti oleh 8 tim putra dan 6 tim putri.
Dikutip dari BolaSport, salah satu tim baru yang akan meramaikan gelaran Proliga 2024 adalah RANS.
Kepastian tersebut dikatakan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo.
"Kami berharap koordinasi diintensifkan. RANS akan hadir di voli agar ada unsur entertainment dan membuat industri voli berkembang," ujar Dito, Agustus lalu.
Lebih lanjut, gelaran Proliga 2024 juga belum ada rencana untuk digelar di Jakarta.
Masih dikutip dari sumber yang sama, Loudry Maspaitella selaku Wakil Kabid Binpres PP PBVSI menyebut jika animo penonton di area Jakarta kurang, meski venuenya besar.
Selain itu, harga sewa venue di Jakarta juga lebih mahal ketimbang daerah lainnya.
Hal itulah yang menjadi penyebab Proliga 2024 belum ada rencana untuk digelar di Jakarta.
"Selain mahal, ya itu animo penonton, jadi jujur proliga hampir 3-4 tahun ini tidak pernah main di Jakarta karena animo penonton meskipun venuenya besar."
"Bagaimana caranya nanti PBVSI mengemas kejuaraan itu sehingga menarik penonton untuk datang."
"Klubnya banyak dari Jakarta, tetapi sepertinya orang Jakarta banyak alternatif hiburan di Jakarta sehingga lebih baik ke daerah."
"Begitu digelar ke daerah voli menjual sekali. Dulu kami pernah menggunakan Istora untuk kejuaraan grand prix, tetapi penontonnya tidak ramai juga," kata Loudry.
Jika menilik ke belakang, Proliga memang sudah lama tidak memasukkan kota Jakarta sebagai venue pertandingan dalam rangkaian selama semusim.
Terakhir, Jakarta menjadi tempat penyelenggaraan Proliga pada 2016 silam.
Kala itu, Proliga 2016 berlangsung di Istora Senayan.
Setelah tahun 2016, Proliga selalu digelar di kota yang ada di Pulau Jawa dan juga Palembang.
Menanti Kejutan Klub Labuhan Para Pemain Timnas Voli Putra Indonesia
Diketahui, saat ini Timnas voli putra Indonesia sudah mengakhiri kiprahnya di turnamen Internasional.
Asian Games 2023 menjadi turnamen terakhir yang diikuti Timnas voli putra Indonesia di tahun ini.
Selepas menunaikan tugas negara, para pemain Timnas voli putra Indonesia tentu akan kembali ke klub dan bersiap menatap kompetisi Proliga tahun depan.
Kejutan pun dinanti, bukan tak mungkin ada pemain Timnas voli putra Indonesia yang hijrah ke liga luar negeri.
Misalnya saja Hendra Kurniawan yang dikabarkan dilirik klub voli Thailand untuk musim depan.
Jika hal itu terjadi, Hendra menyusul Fahry Septian yang telah resmi bergabung klub Bulgaria, SKV Montana.
Sebelumnya, Fahry dan Hendra berhasil membawa LavAni meraih gelar juara Proliga 2023.
Baca juga: Nicolas Vives Dipastikan Kembali Latih LavAni di Proliga 2024
Daftar Juara Proliga Sepanjang Masa
Putra
Proliga 2002: Bandung Tectona
Proliga 2003: Jakarta Phinisi Bank BNI
Proliga 2004: Surabaya Flame Samator
Proliga 2005: Jakarta BNI 46
Proliga 2006: Jakarta BNI Taplus
Proliga 2007: Surabaya Samator
Proliga 2008: Jakarta P2B Sananta
Proliga 2009: Surabaya Samator
Proliga 2010: Jakarta BNI 46
Proliga 2011: Palembang Bank Sumsel Babel
Proliga 2012: Jakarta BNI 46
Proliga 2013: Palembang Bank Sumsel Babel
Proliga 2014: Surabaya Samator
Proliga 2015: Jakarta Elektrik PLN
Proliga 2016: Surabaya Samator
Proliga 2017: Jakarta Pertamina Energi
Proliga 2018: Surabaya Bhayangkara Samator
Proliga 2019: Surabaya Bhayangkara Samator
Proliga 2020: dihentikan jelang final four (Covid-19)
Proliga 2021: ditiadakan (karena Covid-19)
Proliga 2022: Bogor LavAni
Proliga 2023: Bogor LavAni
Putri
Proliga 2002: Jakarta Monas
Proliga 2003: Bandung Artdeco Bank Jabar
Proliga 2004: Jakarta Elektrik
Proliga 2005: Jakarta BNI 46
Proliga 2006: Bandung Artdeco Bank Jabar
Proliga 2007: Surabaya Bank Jatim
Proliga 2008: Surabaya Bank Jatim
Proliga 2009: Jakarta Elektrik PLN
Proliga 2010: Jakarta BNI 46
Proliga 2011: Jakarta Elektrik PLN
Proliga 2012: Jakarta Popsivo Polwan
Proliga 2013: Jakarta PGN Popsivo
Proliga 2014: Jakarta Pertamina Energi
Proliga 2015: Jakarta Elektrik PLN
Proliga 2016: Jakarta Elektrik PLN
Proliga 2017: Jakarta Elektrik PLN
Proliga 2018: Jakarta Pertamina Energi
Proliga 2019: Jakarta PGN Popsivo Polwan
Proliga 2020: dihentikan jelang final four (Covid-19)
Proliga 2021: ditiadakan (Covid-19)
Proliga 2022: Bandung BJB Tandamata
Proliga 2023: Bandung BJB Tandamata
(Tribunnews.com/Isnaini) (BolaSport/Delia Mustikasari)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.