Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Sport

Pemain Pelatnas Melempem, Dejan/Gloria Selamatkan Wajah Ganda Campuran Indonesia

Dejan/Gloria jadi penyelamat wajah ganda campuran Indonesia lewat juara Syed Modi, pemain pelatnas besutan PBSI melempem.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
zoom-in Pemain Pelatnas Melempem, Dejan/Gloria Selamatkan Wajah Ganda Campuran Indonesia
Instagram @dejanfz
Pemain Pelatnas Melempem, Dejan/Gloria Selamatkan Wajah Ganda Campuran Indonesia - Pasangan ganda campuran besutan PB Djarum, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja ketika bertanding di BWF World Championhsips 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Ganda campuran Indonesia tak segarang ketika Liliyana Natsir masih bermain untuk Indonesia.

Terbukti pasangan besutan PBSI dalam BWF World Tour 2023 melempem tak bisa melesat jauh untuk menyumbang gelar.

Hanya saja, wajah ganda campuran sedikit terselamatkan lewat juara Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle di Syed Modi International, Minggu (3/12).

Naik podium tertinggi di India, Dejan/Gloria mempersembahkan gelar pertama untuk ganda campuran di Indonesia tahun 2023 ini.

Baca juga: Update Ranking BWF seusai Syed Modi: Dejan/Gloria Naik 2 Tangga, Pasukan Pelatnas Terancam

Dejan Ferdinansyah dan Gloria Emanuelle Widjaja dari Indonesia mendapatkan satu poin melawan Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai dari Thailand dalam pertandingan Piala Sudirman di Suzhou di provinsi Jiangsu timur Tiongkok pada 18 Mei 2023.
Dejan Ferdinansyah dan Gloria Emanuelle Widjaja dari Indonesia mendapatkan satu poin melawan Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai dari Thailand dalam pertandingan Piala Sudirman di Suzhou di provinsi Jiangsu timur Tiongkok pada 18 Mei 2023. (WANG ZHAO / AFP)

Yap benar, tahun 2023 ini ganda campuran baru mengamankan gelar lewat Dejan/Gloria yang baru saja berjaya di India.

Bahkan menariknya, Dejan/Gloria bukanlah pasangan besutan Pelatnas PBSI atau penggawa yang masuk tim nasional.

Dejan/Gloria merupakan pasangan pemain profesional yang berada dalam naungan PB Djarum.

Berita Rekomendasi

Gloria sendiri baru dikeluarkan dari Pelatnas PBSI pada tahun 2022 dan dipasangkan dengan Dejan.

Dipoles oleh PB Djarum, Dejan/Gloria berhasil tampil menggigit sejak debut tahun 2022.

Mengais asa lewat turnamen level kecil seperti International Challenge, mereka berhasil juara empat kali.

Walau hanya level International Challenge, hal itu cukup membantu Dejan/Gloria untuk bisa mendongkrak ranking BWF.

Alhasil pelan tapi pasti mereka bisa menembus 20 besar dan bertarung melawan pemain elite dunia.

Terus bertanding walau jatuh bangun sepanjang tahun 2023, Dejan/Gloria akhirnya menunjukkan taringnya pada akhir tahun 2023.

Tepatnya dalam gelaran bertajuk Syed Modi International 2023, mereka naik podium tertinggi dan juara.

Ganda Campuran Pelatnas Melempem

Efek keberhasil Dejan/Gloria bak menunjukkan bahwa pasangan yang masuk tim nasional sedang tidak baik-baik saja.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari acapkali masih tersingkir di babak pertama dan kedua.

Beberapa kali mereka bisa melaju ke perempat final hingga semifinal.

Namun Rinov/Pitha masih sulit untuk melesat ke final dan juara.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (Dok. PBSI)

Sama halnya dengan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

Di mana Rehan/Lisa justru mendapat kritik gegara permainannya yang melempem.

Sempat membuat kejutan di All England 2023, Rehan/Lisa justru kendur sejak pertengahan tahun 2023.

Benar, Rehan/Lisa membuat kejutan di All England dengan melaju ke semifinal.

Sayang momentum itu tak bisa dipertahankan dan mereka justru tampil memble.

Rehan/Lisa baru saja comeback dan main bagus ketika tampil di Hylo Open 2023 beberapa waktu lalu.

Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, terhenti di babak pertama Denmark Open 2023.
Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, terhenti di babak pertama Denmark Open 2023. (PBSI)

Mereka berhasil melaju ke final walau antiklimaks lantaran keluar sebagai runner-up.

Kini dalam naungan Herry Iman Pierngadi, ganda campuran belum menunjukkan taji.

Eks pelatih ganda putra itu menerangkan bahwa dia butuh waktu lama untuk membentuk Rinov/Pitha cs.

Padahal, kualifikasi Olimpiade Paris 2024 akan segera berakhir pada bulan April mendatang.

Namun jika melihat performa pasukannya, ganda campuran kena alarm bahaya.

(Tribunnews.com/Niken)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas