Dokter PBSI : Air Mineral Berkualitas Kunci Menjaga Performa Atlet
Le Minerale kembali terpilih sebagai air mineral resmi Indonesia Open mulai tanggal 4 kemarin hingga 9 Juni mendatang di Istora Gelora Bung Karno Sena
TRIBUNNEWS.COM - Turnamen bulutangkis kelas internasional, Indonesia Open 2024, telah bergulir mulai tanggal 4 kemarin hingga 9 Juni mendatang di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.
Para penikmat bulutangkis menyaksikan penampilan terbaik para pebulutangkis kelas dunia di kejuaraan paling bergengsi di Tanah Air ini.
Pertandingan seru yang tersaji sejak babak awal dipastikan akan menguras stamina dan kebugaran atlet di arena pertandingan. Untuk itulah, dukungan air mineral menjadi sangat penting.
Sebagai produk lokal yang berkualitas, Le Minerale kembali dipercaya sebagai official mineral water untuk Indonesia Open 2024.
Konsumsi air mineral dengan kandungan mineral berkualitas tinggi tidak hanya membantu menjaga hidrasi yang optimal, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular dan kinerja otot selama aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Le Minerale jadi Minuman Favorit Berbuka Puasa Masyarakat Indonesia Versi Goodstats
Dengan demikian, para atlet dapat menjaga performa puncak mereka hingga akhir pertandingan dan tetap bugar untuk merebut gelar juara.
“Para atlet sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air mineral dengan kandungan mineral yang berkualitas, sehingga akan sangat berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular serta kinerja otot selama aktivitas fisik yang memerlukan intensitas tinggi. Air mineral dengan mineral berkualitas selain dapat mengganti cairan tubuh yang hilang, juga paling penting fungsinya untuk membantu menggantikan mineral tentunya,” ujar dr. Tjahyadi Soegiono dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang bertugas di ajang Indonesia Open 2024 melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunnews (5/6).
Kandungan mineral tingkatkan performa atlet
Menurut dr. Tjahyadi, air dengan kandungan mineral yang berkualitas sangat berperan penting dalam menjaga kebugaran atlet mengingat mineral sangat diperlukan untuk meningkatkan performa atlet dalam berlatih maupun bertanding. Kekurangan mineral dipastikan akan menurunkan performa dan menyulitkan atlet untuk rekondisi (recovery) fisiknya.
“Konsumsi cairan dan mineral yang kurang pada atlet otomatis akan menyebabkan kekurangan cairan dan turunnya metabolisme tubuh. Dehidrasi sendiri akan dapat menyebabkan gangguan salah satunya pada fungsi otak, seperti kesulitan berkonsentrasi, penurunan memori dan gangguan mood. Sedangkan untuk metabolisme tubuh, yang paling sering adalah menyebabkan terjadinya kram otot pada atlet dan sulit untuk recovery,” ungkap dr. Tjahyadi.
Untuk itulah sebagai dokter pendamping para atlet, dr. Tjahyadi selalu menyarankan atletnya rutin mengonsumsi air mineral yang sudah dipastikan kualitas mineralnya.
Ketika ditanya mengenai Le Minerale yang dipercaya pihak penyelenggara Indonesia Open 2024 sebagai official mineral water, dr. Tjahyadi mengatakan, dirinya menyambut baik penunjukkan kembali tersebut, karena perannya dalam empat tahun terakhir ini sebagai official mineral water sudah membuktikan keunggulan Le Minerale yang memiliki mineral esensial berkualitas yang membantu memenuhi kecukupan mineral tubuh.
“Menurut saya, Le Minerale adalah salah satu produk air mineral yang terbaik, karena selain mengandung mineral esensial berkualitas, juga mampu mengedukasi masyarakat atau para konsumennya dengan menampilkan informasi mineral yang terkandung dalam produk air mineralnya pada kemasan yang dibuat. Ini sangat penting untuk memastikan kandungan mineral di dalamnya,” ungkap dr. Tjahyadi.
Tenaga kesehatan yang kerap bertugas di Bidang Kesehatan turnamen internasional yang diselenggarakan PBSI ini mengatakan, untuk menjadi official mineral water harus produk yang memiliki standar tinggi dan pastinya melewati seleksi yang ketat.
“Ini sudah melalui kontrol kualitas yang ketat. Saya pun sudah memeriksa standar Le Minerale dan benar memenuhi standar internasional sebagai air mineral berkualitas yang dibutuhkan atlet,” kata dr. Tjahyadi.
Baca tanpa iklan