Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Viral Atlet Atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024 Tewas Dibakar sang Kekasih

Rebecca Cheptegei, atlet atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024 meninggal dunia akibat dibakar sang kekasih.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Viral Atlet Atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024 Tewas Dibakar sang Kekasih
Kolase Tribunnews - X @UgaAthletics2
Rebecca Cheptegei, atlet atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024 meninggal dunia akibat dibakar sang kekasih. 

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini jagat maya tengah dihebohkan dengan berita meninggalnya Rebecca Cheptegei yang merupakan atlet atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024.

Bukan karena sakit atau hal lainnya, meninggalnya Cheptegei disebabkan oleh ulah sang kekasih, Kamis (5/9/2024).

Cheptegei secara tragis dibakar oleh kekasihnya.

Dikutip dari Al-Jazeera, kekasih Cheptegei yang juga merupakan pelaku diketahui bernama Dickson Ndiema Marangach.

Adapun untuk motifnya, insiden pembakaran tersebut dipicu oleh perselisihan terkait tanah.

Sebelum dibakar, Ndiema dan Cheptegei berkelahi hebat.

Tak bisa mengontrol emosinya, Ndiema yang telah membeli sekaleng bensin kemudian menyiramkannya ke Cheptegei.

Rekomendasi Untuk Anda

Insiden tersebut terjadi di rumah Cheptegei yang berada di Endebess, wilayah barat Trans-Nzoia.

Baca juga: Anthony Ginting Akui Sulit Lupakan Hasil Buruk di Olimpiade Paris 2024, Sempat Malas Lihat Lapangan

Rebecca Cheptegei, atlet atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024 meninggal dunia akibat dibakar sang kekasih.
Rebecca Cheptegei, atlet atletik Uganda di Olimpiade Paris 2024 meninggal dunia akibat dibakar sang kekasih. (Tangkap Layar X @@UgaAthletics2)

“Saya langsung berteriak minta tolong, menarik perhatian tetangga yang mencoba memadamkan api dengan air, tetapi tidak berhasil,” kata seorang saksi yang tidak disebutkan namanya.

Masih dikutip dari sumber yang sama, Cheptegei kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pendidikan dan Rujukan Moi (MTRH) di Eldoret, Kenya.

Atlet berusia 33 tahun tersebut menderita luka bakar hingga 80 persen di sekujur tubuhnya.

Sayang, nyawa Cheptegei tak tertolong.

Kepala Rumah Sakit MTRH mengatakan jika organ tubuh Cheptegei rusak parah.

“Semua organnya rusak tadi malam,” katanya.

Ayah Cheptegei, Joseph Cheptegei, pun tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas