Update Hasil Malaysia Masters 2025: Lanny/Fadia Kalah, All Indonesian Semifinal Ambyar
Update hasil perempat final Malaysia Masters 2025 ganda putri gagal dimenangkan oleh Lanny/Fadia, Jumat (23/2025)
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
TRIBUNNEWS.COM - Update hasil perempat final Malaysia Masters 2025 dari sektor ganda putri gagal dimenangkan oleh pasangan Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Jumat (23/2025).
Lanny/Fadia kalah dari unggulan pasangan China selaku unggulan ketujuh, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.
Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Lanny/Fadia kalah dari Jia/Zhang dengan skor akhir 15-21, 21-15, 14-21.
Langkah Lanny/Fadia terhenti, mereka gagal lolos ke semifinal Malaysia Masters 2025.
Hasil ini sekaligus membuat gagal terjadinya all Indonesian semifinal di Malaysia Masters 2025.
Karena jika Lanny/Fadia menang, maka mereka ada peluang jumpa Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi di semifinal Malaysia Masters 2025.
Dengan syarat, Ana/Tiwi mampu menjungkalkan unggulan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Baca juga: Hasil Malaysia Masters 2025: Apriyani/Febi Menang Comeback, Wakil Indonesia Pertama Lolos Semifinal
Adapun saat ini, baru Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum yang melaju mulus ke semifina Malaysia Masters 2025.
Apriyani/Febi menang atas pasangan Taiwan berstatus unggulan kedelapan, Hyu Yin Hui/Lin Jhih Yun, dengan skor 18-21, 21-16, 21-9.
Jalannya Pertandingan
Lanny/Fadia membuka keunggulan di gim pertama lewat skema pukulan menyilang yang mengecoh Jia/Zhang.
Kedua pasangan saling memberikan perlawanan sengit.
Aksi satu balas satu tersaji.
Serangan Jia/Zhang terbukti lebih efektif, mereka terus memancing Lanny/Fadia untuk main bola-bola atas.
Lanny/Fadia dibuat kesulitan oleh serangan-serangan yang dibangun Jia/Zhang.
Baca juga: Tersingkir di Malaysia Masters 2025, Putri KW Genjot Fisik Tatap Indonesia Open 2025
Lanny/Fadia tampil dalam tekanan hingga akhirnya tertinggal 6-11 di jeda gim pertama.
Seusai jeda, Jia/Zhang masih memegang dominasi permainan.