Hasil AVC Nations Cup 2025: Revans atas Iran, Timnas Voli Putri Indonesia Finis di Peringkat 5
Timnas voli putri Indonesia sukses revans atas Iran dalam laga perebutan peringkat kelima AVC Nations Cup 2025, Sabtu (14/6/2025).
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TRIBUNNEWS.COM - Timnas voli putri Indonesia sukses revans atas Iran dalam laga perebutan peringkat kelima AVC Nations Cup 2025, Sabtu (14/6/2025).
Srikandi Merah Putih sukses menang atas Iran lewat skor 3-1 (25-17, 25-15, 23-25, 25-20) dalam laga yang digelar di Dong Anh Arena, Hanoi, Vietnam.
Berkat kemenangan itu Timnas voli putri memastikan finis di peringkat kelima ajang AVC Nations Cup 2025 putri dari total 11 tim yang berpartisipasi.
Capaian ini dua tingkat lebih baik dibanding edisi sebelumnya saat turnamen masih bernama AVC Challenge Cup.
Kala itu Garuda Pertiwi harus rela finis di peringkat tujuh dari 12 peserta yang tampil.
Tak hanya itu, kemenangan kali ini juga sekaligus membalaskan kekalahan dari Iran di laga pemuka babak preliminary pada Sabtu (7/6) lalu.
Kala itu Tisya Amalia dan kolega harus mengakui kemenangan Iran setelah bertarung lima set yang menghasilkan skor 3-2 (23-25, 25-23, 16-25, 25-19, 15-12).
Baca juga: Resmi 14 Pemain Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Nations Cup 2025 Bahrain, Ada 1 Pemain Dicoret
Jalannya Pertandingan
Indonesia dan Iran bermain cukup ketat di awal laga. Kedua tim saling berbalas poin, skor 8-7 tercipta.
Iran mulai mendapatkan kepercayaan diri dan mereka mulai unggul empat poin 10-14 atas Srikandi Merah Putih.
Namun, setelah unggul tiga poin penampilan Iran justru terus menurun.
Beberapa kali mereka melakukan kesalahan sendiri dari service maupun percobaan spike.
Empat poin beruntun yang diperoleh pasukan Garuda Pertiwi membuat skor sama menjadi 14-14.
Setelah skor sama, kepercayaan diri tim asuhan Octavian kembali meningkat. Rotasi setter-opposite dimainkan.
Beberapa kali service dari Medi Yoku membuat kesulitan para pemain Iran. Alhasil serangan yang mereka bangun tak optimal.
Di sisi lain, situasi ini dimanfaatkan Ersandrina Devega dkk. untuk terus menekan Iran.
Baca tanpa iklan