Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Ducati Terbelah Lebih Dalam, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez Beda Ide soal Perangkat Baru

Francesco Bagnaia dan Marc Marquez memiliki perbedaan pendapat soal perangkat baru yang coba diinstal Ducati di Desmosedici GP25.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Ducati Terbelah Lebih Dalam, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez Beda Ide soal Perangkat Baru
Ducati.com
MARC MARQUEZ - Pembalap asal Spanyol besutan Ducati Lenovo, Marc Marquez, ketika melakoni sesi Free Practice di Sirkuit Jerez, Spanyol, dalam gelaran MotoGP Spanyol 2025 pada 25 April 2025. Marc Marquez dan Francesco Bagnaia berbeda pendapat soal perangkat baru yang coba diberikan Ducati di Desmosedici GP25. (Foto: Ducati Lenovo) 

"Kami harus menganalisanya lebih lanjut," papar Marquez.

"Kami perlu menjalani tes di lintasan lain dan memperkenalkannya sedikit demi sedikit," jelasnya.

Perbedaan pendapat yang terjadi di antara Bagnaia dan Marquez bisa menjadi malapetaka bagi Ducati.

Memang pada dasarnya setiap pembalap memiliki gaya masing-masing.

Konsep adanya pembalap nomor satu dan dua berguna untuk memecah potensi perbedaan besar tersebut.

Biasanya tim akan menuruti pembalap utamanya untuk mendapatkan hasil maksimal.

Sayangnya Ducati tak bisa melakukannya saat ini.

Pembalap besutan Ducati Lenovo #1 Pecco Bagnaia setelah merampungkan sprint race MotoGP Thailand 2024, Sabtu (26/10/2024).
Pembalap besutan Ducati Lenovo #1 Pecco Bagnaia setelah merampungkan sprint race MotoGP Thailand 2024, Sabtu (26/10/2024). (MotoGP)
Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun status Bagnaia merupakan pembalap pertama, Ducati tak akan melepaskan opini Marc Marquez begitu saja.

Apalagi Marquez-lah yang menyumbangkan lebih banyak poin kepada pabrikan asal Italia itu musim ini.

Sang Baby Alien juga mendapatkan sukses lebih banyak dari Bagnaia di MotoGP 2025.

Perpecahan besa seperti ini bisa membahayakan Ducati sendiri.

Mereka harus pandai mengatur ego dua pembalap kelas dunia yang mereka rekrut.

Kemungkinan paling ekstrem adalah melepas salah satu dari Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di akhir musim.

Lagi-lagi, hal itu tak akan menjadi sesuatu yang mudah.

Kedua pembalap menawarkan hal berbeda bagi Ducati.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas