Puasa Gelar Badminton Indonesia Berlanjut di Japan Open 2025
Puasa gelar badminton Indonesia berlanjut di Japan Open 2025, tidak ada yang melaju ke semifinal.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Degradasi pemain kemungkinan baru akan dilakukan setelah Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Hal itu disampaikan Eng Hian selaku Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI dalam wawancara di sela-sela acara Kejuaraan Asia Junior 2025 di Solo, Jawa Tengah.
"Kami sebagai pengurus itu selalu diskusi dengan pelatih melakukan evaluasi," kata Eng Hian, dikutip dari BolaSport.
"Hasil performa atlet tentunya menjadi poin evaluasi."
"Beberapa atlet ini menurut pelatih masih mempunyai potensi dan pelatih meminta waktu untuk diberikan kesempatan."
"Kami sebagai pengurus tentunya tidak egois."
"Kami juga mengerti dan menghargai permintaan pelatih karena mereka yang lebih paham, lebih tahu. Kesehariannya juga pelatih dengan atlet."
"Jadi, mereka minta kesempatan beberapa waktu lagi, beberapa turnamen lagi dengan komitmen, target yang harus dipenuhi."
"Jadi, dalam waktu minggu depan, itu enggak mungkin ada (degradasi). Mungkin (habis Kejuaraan Dunia)," tambahnya.
Setelah Japan Open 2025, wakil Indonesia akan berjuang di China Open 2025 dan Macau Open 2025 sebelum nantinya mentas di Kejuaraan Dunia BWF 2025.
China Open 2025 bakal berlangsung pada 22-27 Juli.
Sedangkan Macau Open 2025 dihelat pada 29 Juli - 3 Agustus.
Sementara untuk Kejuaraan Dunia BWF 2025, akan bergulir pada 25-31 Agustus mendatang di Adidas Arena, Paris, Prancis.
(Tribunnews.com/Isnaini) (BolaSport/Ardhianto Wahyu)
Baca tanpa iklan