Kembalinya Tuah Eks Partner Pecco Bagnaia, Bastianini Fokus Kejar Marquez
Enea Bastianini kembali menunjukkan tajinya di MotoGP Ceko, eks partner Bagnaia optimis bisa kejar Marc Marquez cs di sisa musim 2025.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Kembalinya tuah Enea Bastianini terlihat setelah sang pembalap menyelesaikan MotoGP Ceko 2025 pekan lalu.
Eks partner Pecco Bagnaia di Ducati Lenovo musim 2024 lalu berhasil mencapai podium di sprint race bersama rekannya di KTM, Pedro Acosta.
Meski disayangkan Bastianini saat main race seri Ceko mengalami crash, dia tetap semringah dengan performanya di Sirkuit Brno.
Hasil itu bikin pembalap asal Italia optimis dengan motor KTM yang bisa mengikis gap dengan Marc Marquez cs.
Podium MotoGP Ceko baik sprint maupun balapan utama ada rider KTM yang naik.
Di sprint, Bastianini finis ketiga dan ditemani Acosta yang meraih P2. Lalu, Acosta podium ketiga di main race.
Oleh karena itu, Bastianini meyakini sinyal baik untuk KTM bisa mengimbangi motor Panigale tersebut.
"Mengendarai motor di lintasan yang sudah lama tidak mereka lalui jelas merupakan kerugian bagi mereka (Ducati)," kata Bastianini soal balapan di Ceko, dikutip dari laman Motosan.
Baca juga: Bursa Transfer Pembalap MotoGP Memanas: Bastianini Merapat ke Aprilia, Yamaha Dilema Ambil Pilihan
"Kami semua lebih dekat satu sama lain. Bagaimanapun, Ducati juga meningkat hari ini. Kami berusaha sekuat tenaga untuk menutup jarak, dan saya pikir sedikit demi sedikit kami akan mencapainya," tambah rider asal Rimini, Italia.
Terkait isu aerodinamis yang bikin rider elite dunia sulit melakukan overtake, Bastianini mengaku di Ceko mengendalikan RC-16 KTM dengan baik.
Motor yang balance memudahkan kinerja Bastianini untuk menyalip rider yang ada di depannya.
Tak heran jika pada akhirnya dia berhasil finis podium ketiga di sprint race MotoGP Ceko 2025 pekan lalu.
"Ya, saya harus mengatakan bahwa dalam Sprint kemarin saya bersenang-senang. Sudah lama sekali saya tidak bisa menyalip atau menyalip dengan sukses," paparnya.
"Biasanya, ketika saya mencoba menyalip, saya selalu berada di batas maksimal, dengan motor yang sangat marah, dan saya hampir tidak bisa mendekati garis."
"Tapi akhir pekan ini berbeda; saya berhasil mengendarai motor dengan baik dan melakukan beberapa overtake yang menarik. Saya harap itu menghibur," demikian, Bastianini.