Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Audisi Umum PB Djarum 2025, Saat Regenerasi Bulutangkis Harus Terus Berjalan Apa Pun Kondisinya

Audisi tahun ini juga dimeriahkan kehadiran sederet legenda bulutangkis Indonesia, di antaranya Mohammad Ahsan, hingga Richard Mainaky.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Audisi Umum PB Djarum 2025, Saat Regenerasi Bulutangkis Harus Terus Berjalan Apa Pun Kondisinya
olan/tribunnews
AUDISI PB DJARUM - (ki-ka) Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri, Yuni Kartika, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra sekaligus Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, dan Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2025, Sigit Budiarto dalam konferensi pers Audisi Umum PB Djarum di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (9/9/2025).  

Audisi Umum PB Djarum 2025, Saat Regenerasi Bulutangkis Harus Terus Berjalan Apapun Kondisinya

TRIBUNNEWS.COM - GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah kembali menjadi saksi langkah awal lahirnya calon-calon bintang bulutangkis Indonesia. 

Selama lima hari, 8–12 September 2025, sebanyak 1.729 peserta dari berbagai daerah mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2025.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menegaskan, ajang tahunan ini bukan sekadar pencarian bakat, melainkan komitmen jangka panjang pihaknya untuk menjaga keberlanjutan prestasi bulutangkis Indonesia di level dunia.

Baca juga: Gloria Emanuelle Widjaja Terharu, Rofiqi dari Mataram Tempuh 30 Jam Demi Audisi PB Djarum 2025

Dia menekankan, audisi ini merupakan pilar penting dalam regenerasi atlet. Bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, ia menyebut bahwa investasi pada generasi muda adalah kunci mempertahankan dominasi Indonesia di panggung internasional.

“Bulutangkis adalah olahraga pemersatu bangsa. Melalui audisi ini, PB Djarum membuka kesempatan bagi anak-anak dari seluruh Indonesia untuk meraih mimpinya. Mereka yang lolos akan kami bina dengan serius agar kelak menjadi pahlawan bulutangkis yang menjaga api kejayaan Indonesia tetap menyala,” kata Yoppy.

Inovasi Sistem Seleksi

Ketua Tim Pencari Bakat, Sigit Budiarto, mengiyakan pernyataan itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Sigit mengakui secara kepesertaan, jumlah peserta audisi kali ini sedikit mengalami penurunan.

Namun, secara kualitas, para peserta audisi tahun ini mengalami peningkatan kualitas permainan.

"Regenerasi sangat penting, roda harus berjalan apapun kondisinya. Bulutangkis merupakan tonggak harapan medali Indonesia di Olimpiade karena itu penjaringan harus digerakkan untuk terus mencari bibit baru bulutangkis," kata Sigit Budiarto.

Dia menjelaskan kalau format inovasi yang diperkenalkan pada audisi tahun lalu kembali dipakai tahun ini dengan sedikit perubahan yaitu menyertakan kelompok under-11 (U-11).

Dua kriteria lain adalah Kelompok Usia (KU-11) dan KU-12.

Sistem tersebut, dengan menambahkan tahap screening sebagai seleksi awal, dihadirkan untuk menghadirkan atmosfer pertandingan yang lebih tepat sesuai kelompok usia masing-masing peserta.

“Di usia muda, bakat murni atlet terlihat jelas. Screening sejak awal efektif untuk menguji daya juang, mental, dan teknik dasar peserta. Kami mencari bibit yang tak hanya berbakat, tetapi juga memiliki karakter juara,” ujar juara dunia 1997 itu.

AUDISI PB DJARUM - (ki-ka) Koordinator Tim Pencari Bakat
AUDISI PB DJARUM - (ki-ka) Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri, Yuni Kartika, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra sekaligus Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, dan Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2025, Sigit Budiarto dalam konferensi pers Audisi Umum PB Djarum di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (9/9/2025). 

Kriteria di Sektor Putra dan Putri

Koordinator pencari bakat sektor putra, Fung Permadi, menekankan kalau persaingan global kini menuntut atlet dengan kombinasi teknik, kecerdasan bermain, serta fisik prima.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas