Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Komentar Jonatan Christie setelah Melaju ke Semifinal Denmark Open 2025

Jonatan Christie sukses melaju ke babak semifinal Denmark Open 2025 usai mengalahkan wakil China, Li Shi Feng secara rubber game

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Majid
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Komentar Jonatan Christie setelah Melaju ke Semifinal Denmark Open 2025
dok: PBSI
caption: JONATAN CHRISTIE - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat tampil pada Denmark Open 2025 di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Jumat (17/10/2025). dok: PBSI 

Melaju ke Semifinal Denmark Open 2025, Jonatan Christie Beri Komentar Ini

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

Ringkasan Berita:
  • Jonatan Christie sukses melaju ke babak semifinal Denmark Open 2025
  • Jojo mengalahkan wakil China, Li Shi Feng secara rubber game, 21-18, 21-23, dan 21-17.
  • Kemenangan ini dirasa sangat bangga oleh Jonatan Christie
  • Jojo merasa dalam laga ini penampilan dirinya lebih baik dari laga sebelumnya

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie sukses melaju ke babak semifinal Denmark Open 2025 usai mengalahkan wakil China, Li Shi Feng secara rubber game, 21-18, 21-23, dan 21-17.

Kemenangan ini dirasa sangat bangga oleh Jonatan Christie.

Jojo sapaan akrabnya merasa dalam laga ini penampilan dirinya lebih baik dari laga sebelumnya.

“Puji Tuhan bersyukur bisa masuk semifinal lagi, merasakan atmosfer semifinal Super 750 lagi setelah sekian lama. Saya bermain cukup baik hari ini tapi masih ada yang harus diperbaiki untuk besok,” kata Jojo seusia laga di Jyske Bank Arena, Odense, Jumat (17/10/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait pertandingan ini, Jojo mengatakan laga tadi cukup sengit mengingat Lo Shi Feng juga tampil baik.

 

Baca juga: Hasil 8 Besar Denmark Open 2025: Duel 3 Gim, Jojo Batalkan Misi Comeback Wakil China

 

Penampilan apik Lo Shi Feng terlihat pada gim kedua. Jojo bahkan harus menyerah di poin-poin akhir dan memaksa laga harus ditentukan pada gim ketiga.

“Tadi ada beberapa kali sudah unggul jauh tapi bisa terkejar atau mengecil selisihnya. Saya dan Li Shi Feng memang banyak mengadu pukulan, dia mencoba terus keluar dari tekanan,” ujar Jojo.

Lebih lanjut, Jojo menyebut pada gim kedua dirinya saya kurang sabar, dan memaksa pertandingan bermain dengan tempo tinggi sehingga membuat lawan lebih enak.

“Di gim kedua sudah unggul 16-10 tapi dia bisa pelan-pelan mengejar bahkan memaksakan gim ketiga dimainkan,” kata Jojo.

“Di gim ketiga saya lebih tenang, variasi tempo lambat dan kencangnya diterapkan,” lanjutnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas