Marc Marquez Main Cerdas dan Cermat, Garasi Tim di MotoGP 2026 bak Pasar Dadakan
Marc Marquez memandang MotoGP 2026 tak ubahnya seperti pasar dadakan di setiap garasi tim karena bursa transfer pembalap.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ia hanya pernah merasakan peralihan dari ban Bridgestone ke Michelin pada 2016 lalu. Alhasil, ia merasa harus jeli dalam memilih proyek untuk musim 2027 nanti.
"Selama saya berkarier di MotoGP, mereka tidak pernah mengganti aturan (teknis), mereka hanya ganti (suplier) ban. Cukup mudah memprediksi proyek mana yang terbaik bagi Anda. Namun, tak ada yang bisa menjanjikan motor mana yang akan jadi yang terbaik," tuturnya.
Marc Marquez soal Pensiun
Marquez juga tak menutup opsi untuk gantung helm.
Sebab, pada Februari 2027 nanti, ia akan menginjak usia 34 tahun.
Meski begitu, ia menegaskan akan tetap berkompetisi jika masih merasa bisa meraih kemenangan dan gelar dunia.
"Anda harus mengikuti insting. Jika saya masih lanjut sebagai pembalap, itu karena saya merasa saya masih bisa menang. Jika tidak, saya akan berhenti," ujar kekasih Gemma Pinto.
"Saya ingin merebut gelar dunia. Itulah yang utama, itulah tujuan saya, dan beban itu akan berada di pundak saya," terang juara dunia MotoGP 7 kali.
Marquez telah mengantongi sembilan gelar dunia, menyamai rekor Valentino Rossi dan Mike Hailwood. Jika meraih satu gelar lagi, maka ia akan menjadi pembalap dengan gelar dunia terbanyak ketiga sepanjang sejarah, di belakang Giacomo Agostini (15) dan Angel Nieto (13).
(Tribunnews.com/Giri)