Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Semangat Baru sang Tuan Rumah di Indonesia Masters 2026

Membaiknya capaian prestasi wakil Indonesia mendekati akhir tahun 2025 bisa menjadi tolok ukur baru di turnamen Indonesia Masters 2026.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Semangat Baru sang Tuan Rumah di Indonesia Masters 2026
HO/IST/SUMBER FOTO PBSI
JUARA AUSTRALIA OPEN- Pasangan non-pelatnas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan dengan meraih gelar juara Super 500 pertama mereka usai menaklukkan rekan senegaranya, pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 22-20, 10-21, 21-18. Kemenangan ini menandai debut gemilang Raymond/Joaquin di level Super 500. Raymond/Joaquin akan menjadi salah satu andalan di Indonesia Masters 2026 mendatang. (SUMBER FOTO: PBSI) 

Keberhasilan mereka menjadi juara Taiwan Open 2025 membuat nama mereka semakin melambung.

Selain itu, kemenangan tersebut juga membuat peringkat mereka naik 5 tangga di ranking BWF saat itu.

Perjuangan teranyar Jafar/Felisha adalah memastikan tiket terakhir untuk lolos ke BWF World Tour Finals 2025.

Mereka harus berjuang hingga turnamen terakhir, Australia Open 2025.

Pada akhirnya mereka bisa merebut tiket tersebut dengan melaju ke babak final.

Semangat baru bagi Indonesia juga muncul dari sektor ganda putra.

Ada beberapa pasangan yang menjadi sorotan tersebut.

Baca juga: Juara Australia Open 2025, Raymond/Joaquin Dipastikan Naik Kelas Tahun Depan

Rekomendasi Untuk Anda

Mulai dari Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, dan ganda putra muda tanah air, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Barangkali penggemar badminton tanah air lebih akrab dengan dua pasangan yang disebutkan terlebih dahulu.

Fajar/Fikri merupakan gabungan dari dua pemain yang sudah malang melintang mewakili Indonesia di berbagai turnamen internasional.

Keputusan PBSI memasangkan mereka ternyata jitu, hanya dalam kurun sekira 4 bulan mereka bisa berprestasi besar lolos ke BWF World Tour Finals 2025.

Sedangkan Sabar/Reza semakin kinclong saat memutuskan meninggalkan pelatnas.

Mereka perlahan menjadi ganda putra menonjol yang diandalkan Indonesia juga.

Barangkali pasangan yang menjadi sorotan paling besar adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Mereka bahkan lebih sebentar muncul daripada Fajar/Fikri yang sudah malang melintang 4 bulan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas