Semangat Baru sang Tuan Rumah di Indonesia Masters 2026
Membaiknya capaian prestasi wakil Indonesia mendekati akhir tahun 2025 bisa menjadi tolok ukur baru di turnamen Indonesia Masters 2026.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Dwi Setiawan
Keberhasilan mereka menjadi juara Taiwan Open 2025 membuat nama mereka semakin melambung.
Selain itu, kemenangan tersebut juga membuat peringkat mereka naik 5 tangga di ranking BWF saat itu.
Perjuangan teranyar Jafar/Felisha adalah memastikan tiket terakhir untuk lolos ke BWF World Tour Finals 2025.
Mereka harus berjuang hingga turnamen terakhir, Australia Open 2025.
Pada akhirnya mereka bisa merebut tiket tersebut dengan melaju ke babak final.
Semangat baru bagi Indonesia juga muncul dari sektor ganda putra.
Ada beberapa pasangan yang menjadi sorotan tersebut.
Baca juga: Juara Australia Open 2025, Raymond/Joaquin Dipastikan Naik Kelas Tahun Depan
Mulai dari Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, dan ganda putra muda tanah air, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Barangkali penggemar badminton tanah air lebih akrab dengan dua pasangan yang disebutkan terlebih dahulu.
Fajar/Fikri merupakan gabungan dari dua pemain yang sudah malang melintang mewakili Indonesia di berbagai turnamen internasional.
Keputusan PBSI memasangkan mereka ternyata jitu, hanya dalam kurun sekira 4 bulan mereka bisa berprestasi besar lolos ke BWF World Tour Finals 2025.
Sedangkan Sabar/Reza semakin kinclong saat memutuskan meninggalkan pelatnas.
Mereka perlahan menjadi ganda putra menonjol yang diandalkan Indonesia juga.
Barangkali pasangan yang menjadi sorotan paling besar adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Mereka bahkan lebih sebentar muncul daripada Fajar/Fikri yang sudah malang melintang 4 bulan.
Baca tanpa iklan