Tim Bulutangkis Indonesia Ditarget 2 Emas di SEA Games, Taufik Hidayat: Kami Berharap Bisa Lebih
Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat menyebut bahwa sebelum berangkat para pemain telah menjalani persiapan matang.
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Tim Bulutangkis Indonesia Ditargetkan Dua Emas di SEA Games, Taufik Hidayat: Kami Berharap Bisa Lebih
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim Bulutangkis Indonesia sudah bertolak ke Thailand guna menjalani pertandingan SEA Games 2025 sejak Jumat lalu.
Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat menyebut bahwa sebelum berangkat para pemain telah menjalani persiapan matang.
Baca juga: Hasil Badminton SEA Games 2025: Menang 19 Menit, Gregoria Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Myanmar
“Tim bulutangkis sudah berangkat dengan persiapan yang sangat matang. Ada pemain junior dan senior,” ujar Taufik Hidayat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (7/12/2025).
Terkait target, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) tersebut berharap Gregoria Mariska Tunjung CS bisa melampaui target yang sebelumnya diusung pemerintah.
Dengan begitu para pemain akan tampil lebih maksimal lagi demi mengharumkan nama Indonesia.
“Pemerintah menargetkan dua medali emas untuk bulutangkis, tapi kami berharap bisa lebih,” ujar Taufik Hidayat.
“Jangan karena target hanya dua, lalu merasa cukup. Kalian harus bisa lebih, karena ini membawa nama negara. Jadi saya berharap hasilnya melebihi target yang sudah ditetapkan,” harapnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Prestasi Pelatnas Eng Hian sebelumnya menyatakan bahwa Alwi Farhan dan kawan-kawan dalam kondisi fit dan siap tempur.
"Hari ini kami akan terbang ke Thailand, kondisi tim bulutangkis Indonesia dalam keadaan siap tempur, sehat dan fit," kata Didi, sapaan akrab Eng Hian.
"Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar kami bisa mengemban misi ini dengan baik dan menyumbang prestasi maksimal untuk Merah-Putih," lanjutnya.
Didi juga tak menyoal keberangkatan tim yang mepet dengan jadwal dimulainya pertandingan yaitu H-2.
Menurutnya bekal yang disiapkan di Indonesia cukup lengkap untuk menghadapi persaingan Pesta Olahraga Asia Tenggara itu.
"Kami sudah menyiapkan atlet-atlet ini dengan cukup baik dan lengkap. Selain teknik dan fisik, kami juga mengadakan sesi dengan psikolog untuk lebih menguatkan tekad dan tujuan anak-anak," ungkap Didi.
Baca tanpa iklan