Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Soekarno Runniversary 2026 Bakal Diikuti 10 Ribu Peserta

Ajang lari bergengsi Soekarno Runniversary 2026 kembali mencatat prestasi. Hanya dalam waktu tiga jam sejak dibuka tiketnya habis terjual.

zoom-in Soekarno Runniversary 2026 Bakal Diikuti 10 Ribu Peserta
DOK PDIP
SOEKARNO RUNNIVERSARY - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memimpin lari kebangsaan bersama puluhan kader muda PDI Perjuangan di pesisir pantai Rote Ndao, Kabupaten yang merupakan titik terluar selatan Indonesia, pada Kamis (6/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Tiket Soekarno Runniversary 2026 habis hanya dalam tiga jam, dengan total 10.000 pelari resmi terdaftar.
  • Penyelenggara menyebut tingginya antusiasme publik membuat sistem registrasi sempat mengalami lonjakan trafik.
  • Acara yang menjadi bagian dari HUT ke-53 PDI Perjuangan ini diharapkan menjadi ajang olahraga yang merakyat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ajang lari bergengsi Soekarno Runniversary 2026 kembali mencatat prestasi.

Hanya dalam waktu tiga jam sejak dibuka, tiket lomba lari ini langsung ludes terjual dalam tiga gelombang penjualan yang berlangsung selama tiga hari terakhir.

Sebanyak 10.000 pelari resmi terdaftar dan dipastikan akan memadati lintasan pada Februari mendatang.

Capaian ini menjadikan event ini salah satu kegiatan lari dengan pertumbuhan peminat tercepat di Indonesia.

Ketua Komite Soekarno Runniversary 2026, Mujab mengungkapkan bahwa tingginya minat publik bahkan sempat membuat sistem registrasi mengalami lonjakan trafik yang signifikan.

“Kami tidak menyangka antusiasme publik yang luar biasa. Sistem registrasi sempat mengalami kendala karena diserbu ribuan pendaftar, tetapi seluruh tiket tetap terjual habis dengan cepat. Ini menunjukkan kepercayaan yang besar dari komunitas pelari dan publik terhadap Soekarno Runniversary,” ujarnya di Sekolah Partai Lenteng Agung, Selasa (9/12/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Fenomena ini sekaligus menandai bahwa Soekarno Runniversary 2026 telah menjadi salah satu event lari yang paling ditunggu. 

Reputasinya sebagai ajang yang merakyat namun berkelas terus terjaga, menghadirkan pengalaman berlari yang menyenangkan sekaligus profesional.

Hadir dengan kategori 5K dan 10K, Soekarno Runniversary 2026 menggunakan teknologi chip timing system serta standar penyelenggaraan bertaraf internasional. 

Penyelenggara memastikan seluruh peserta mendapatkan pengalaman kompetitif yang kredibel dan aman, sembari tetap mendorong gaya hidup sehat.

“Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, kami ingin memberikan ruang olahraga yang dapat diakses semua orang, tanpa mengurangi kualitas dan standar profesionalnya,” tambah Mujab.

Tahun 2026 menjadi momentum spesial karena Soekarno Runniversary 2026 hadir sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan

Acara ini dirancang untuk mengajak masyarakat berolahraga sembari menghidupkan kembali legacy Bung Karno-seorang Proklamator, pejuang wong cilik, tokoh global, sekaligus sosok yang penuh gaya dan berbudaya (kalcer).

Sementara, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang lari, melainkan pengalaman untuk menyatu dengan semangat perjuangan Sang Proklamator.

“Melalui Soekarno Run, kita hadirkan kembali semangat Bung Karno sebagai pejuang wong cilik, pahlawan global, dan sosok yang kalcer. Masyarakat lintas generasi akan berlari bersama di atas kaki sendiri, merasakan gelora perjuangan dan kebanggaan sebagai bangsa,” tegas Hasto.

Baca juga: Soekarno Runniversary 2026 Tergetkan 10 Ribu Peserta Anak Muda

Soekarno Runniversary 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, berlokasi di Parkir Timur Selatan, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas