Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Aaron Chia Pesimis Tatap Thomas Cup 2026, Sebut Malaysia Lebih Punya Kans di Sudirman Cup

Thomas Cup menanti delegasi elite pada edisi 2026, Aaron Chia malah pesimis dan sebut Malaysia lebih berpeluang di Sudirman Cup.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Aaron Chia Pesimis Tatap Thomas Cup 2026, Sebut Malaysia Lebih Punya Kans di Sudirman Cup
Badminton Malaysia (BAM)
CHIA/SOH SEMIFINAL - Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik ketika bertanding lawan Kim Astrup/Anders Rasmussen (Denmark) dalam semifinal Malaysia Masters 2025 di Axiata Arena, pada 24 Mei 2025. Aaron Chia pesimis tatap Thomas Cup 2026. (Foto Arsip Mei 2025). (Dok. BAM) 

Ringkasan Berita:
  • Thomas & Uber Cup menanti delegasi badminton elite dunia pada edisi 2026 di Horsens, Denmark
  • Jagoan Malaysia sektor ganda putra, Aaron Chia, sedikit pesimis songsong Thomas Cup 2026
  • Aaron menilai kontingen Malaysia lebih berpeluang di Sudirman Cup ketimbang Thomas Cup

TRIBUNNEWS.COM - BWF World Tour 2026 mendatang akan menyuguhkan gelaran-gelaran prestis seperti Kejuaraan Dunia hingga Thomas & Uber Cup 2025.

Thomas & Uber Cup 2026 yang merupakan gelaran beregu putra dan putri bakal berlangsung di Horsens, Denmark, bulan April mendatang.

Andalan Malaysia sektor ganda putra, Aaron Chia, memberikan pandangan terkati peluang tim Negeri Jiran menatap turnamen beregu tersebut.

Cukup mengejutkan, Aaron sedikit pesimis menatap gelaran prestis bertajuk Thomas Cup tahun 2026 nanti.

Pasalnya Aaron berpendapat bahwa Malaysia memiliki peluang lebih besar untuk menjuarai Piala Sudirman (beregu campuran) dibandingkan Piala Thomas atau Uber.

lihat fotoAARON/SOH - Ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik saat melawan ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han pada Indonesia Open di Istora Senayan Jakarta, Kamis (6/4/2024). TRIBUNNEWS/HERUDIN
AARON/SOH - Ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik saat melawan ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han pada Indonesia Open di Istora Senayan Jakarta, Kamis (6/4/2024). TRIBUNNEWS/HERUDIN

Alasannya menurut Aaron karena terbatasnya kedalaman skuad, terutama di sektor tunggal baik putra maupun putri yang dinilai belum konsisten.

Rekomendasi Untuk Anda

Ganda putra peringkat 3 dunia bersama Soh Wooi Yik, mengatakan bahwa format Piala Thomas dan Uber menunjukkan kelemahan struktur dalam skuad nasional.

Walau demikian, ia tetap menyebut tetap ada peluang meskipun jika dibandingkan, ia lebih optimis dengan Sudirman Cup.

"Untuk saat ini, peluang (di Thomas Cup 2026) itu ada," buka Aaron Chia sebagaimana mengutip NST Malaysia.

"Mungkin agak kurang untuk Piala Thomas dan Piala Uber, tetapi untuk Piala Sudirman, saya rasa kami cukup kuat," tambahnya.

Baca juga: Jadwal Badminton 2026: Ada Thomas & Uber Cup, Kejuaraan Dunia, hingga Asian Games

Faktanya uniknya, justru Malaysia belum pernah menjuarai Piala Sudirman sejak pertama kali diadakan pada tahun 1989.

Pencapaian terbaik negara tetangga Indonesia tersebut adalah mencapai babak semifinal pada tahun 2009, 2021, dan 2023.

Pada edisi tahun 2025 di Xiamen, Malaysia terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan oleh sang juara, China.

Malaysia akan kembali mengincar gelar pertama Piala Sudirman pada tahun 2027, asalkan pemain tunggal putra dan putri tampil lebih konsisten.

Aaron mengatakan bahwa format beregu campuran lebih realistis karena tidak memberikan beban berlebih hanya pada susunan pemain putra atau putri saja.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas