Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Rossi Menuntut, Kecewanya sang Legenda Menekan Diggia & Morbidelli di MotoGP 2026

Kecewa tanpa kemenangan di dua tahun terakhir, Valentino Rossi menutut agar Diggia dan Morbidelli beri kemenangan bagi VR46 di MotoGP 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rossi Menuntut, Kecewanya sang Legenda Menekan Diggia & Morbidelli di MotoGP 2026
Filippo MONTEFORTE / AFP
ROSSI MENUNTUT DI MOTOGP 2026 - Juara Dunia sembilan kali, Valentino Rossi (tengah) Italia, berpose bersama anggota Tim Mooney VR46 saat upacara pengunduran diri nomor 46 ikoniknya, menjelang Grand Prix Moto GP Italia di trek balap Mugello, Tuscany, pada 28 Mei 2022. Valentino Rossi menutut kepada duet Diggia dan Morbidelli untuk minimal meraih kemenangan di MotoGP 2026. (Foto Arsip, Mei 2022). 

Ringkasan Berita:
  • Valentino Rossi menuntut agar performa kedua pembalapnya Fabio Di Giannantonio dengan Franco Morbidelli bisa terjaga stabil di MotoGP 2026
  • Valentino Rossi selaku pemilik Pertamuna Enduro VR46 Racing Team juga menuntut setidaknya ada satu kemenangan untuk balapan utama di MotoGP 2026
  • Valentino Rossi kecewa dalam dua tahun terakhir VR46 tanpa kemenangan meski memiliki sokongan berupa motor Ducati

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah tuntutan terlontar dari mulut pemilik Pertamina Enduro VR46 Racing Team sekaligus legenda MotoGP, Valentino Rossi.

The Doctor, begitulah julukannya, meminta kedua pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli untuk tampil lebih 'menggigit' pada MotoGP 2026.

Target tegas untuk mampu bersaing di grid depan merupakan upgrade dari sebuah penyesalan Valentino Rossi.

Pemilik VR46 tersebut mengaku kecewa dalam dua musim terakhir, pembalap timnya tidak ada yang meraih kemenangan di MotoGP. Padahal, mereka dilengkapi oleh Desmosedici, motor Ducati yang disebut sebagai kuda besi terbaik di MotoGP saat ini.

PRESTASI BALAP INDONESIA - Valentino Rossi dan Pertamina luncurkan livery khusus, simbol kolaborasi untuk pembinaan talenta balap muda Indonesia.
PRESTASI BALAP INDONESIA - Valentino Rossi dan Pertamina luncurkan livery khusus, simbol kolaborasi untuk pembinaan talenta balap muda Indonesia. (dok. PERTAMINA)

VR46 memang kerap mendapatkan banyak podium di Sprint dan Grand Prix sepanjang 2025 lewat Fabio di Giannantonio dan Franco Morbidelli. Namun, tanpa kemenangan, catatan mereka pun kurang berkesan.

Apalagi, VR46 memasuki 2025 sebagai tim satelit utama Ducati karena Giannantonio disenjatai dengan Desmosedici GP25.

Rekomendasi Untuk Anda

Sialnya, mereka justru kalah dari BK8 Gresini yang empat kali menang lewat dua ridernya yang sekadar naik GP24.

Dalam wawancaranya dengan MotoGP, Rabu (14/1), Valentino Rossi mengaku bersyukur timnya memiliki motor terbaik di MotoGP saat ini, sehingga punya peluang menang tiap akhir pekan.

Hanya saja, ketika target menang tak terwujud, pemilik 7 gelar juara dunia MotoGP tersebut tentu kecewa.

"Kami sangat beruntung selalu balapan dengan Ducati selama berpetualang di MotoGP. Selama beberapa tahun terakhir, Ducati adalah motor terbaik di grid. Ini memberi kami kesempatan menang, meski sayangnya tahun lalu kami tidak melakukannya," ujar Valentino Rossi yang kini menjadi ayah dua anak.

Baca juga: Marc Marquez dan Pecco Bagnaia di Situasi yang Sama dalam Transfer Pembalap MotoGP 2027

Tuntutan Valentino Rossi

Sang sembilan kali juara dunia pun berharap timnya bisa bekerja lebih baik pada musim 2026 demi mengobati performa mereka yang kurang konsisten sepanjang 2025. Rossi juga menargetkan Morbidelli dan Giannantonio untuk lebih garang.

"Kami bisa merebut podium dan masuk tiga besar klasemen tim. Namun, kami harus lebih baik, harus balapan di level kami yang sesungguhnya," sambungnya menambahkan.

"Tahun lalu, kami sering naik-turun. Jadi, target kami, semua bekerja lebih baik dan mencoba lebih kompetitif tiap akhir pekan," tegas Rossi.

Kemenangan terakhir VR46 di MotoGP diraih pada 2023 dengan livery yang memadukan warna identitas The Doctor yaitu kuning dengan hitam.

"Orang-orang yang paling bahagia dengan livery ini adalah para mekanik dan kru yang membersihkan baju balap tim kami."

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas