Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Menyerang dari Awal, Strategi yang Antar Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Masters 2026

Meski sempat tertinggal jauh 0-6 pada awal gim pertama, pasangan peringkat tujuh dunia itu mampu bangkit dan mengendalikan permainan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menyerang dari Awal, Strategi yang Antar Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Masters 2026
Tribunnews.com/Abdul Majid
TEMBUS FINAL - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin foto bersama usai melakoni sesi konferensi pers atas keberhasilannya tembus ke partai final Indonesian Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Tribunnews/Abdul Majid 

Menyerang dari Awal, Strategi yang Antar Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Masters 2026

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melangkah ke partai final Indonesia Masters 2026 setelah menaklukkan rekan senegara mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Dalam laga tersebut, Raymond/Joaquin tampil solid dan mampu membalikkan keadaan.

Baca juga: Tembus Final Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Mengaku Merinding di Istora Senayan

Meski sempat tertinggal jauh 0-6 pada awal gim pertama, pasangan peringkat tujuh dunia itu mampu bangkit dan mengendalikan permainan hingga akhirnya meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-14.

Usai pertandingan, Raymond mengaku bersyukur dapat tampil tanpa kendala dan merasa sangat senang bisa bermain di hadapan publik Istora. Ia pun berharap dapat menutup turnamen dengan gelar juara.

“Puji Tuhan hari ini bisa bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Rasanya tentu sangat senang, apalagi bisa bermain di Indonesia, terlebih di Istora. Dari dulu hanya melihat senior-senior bertanding di sini, sekarang bisa merasakannya langsung. Harapannya tentu bisa menjadi juara di Indonesia,” ujar Raymond.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Joaquin menilai permainan mereka sudah berjalan sesuai dengan rencana yang disiapkan. Namun, ia mengakui bahwa pasangan Sabar/Reza sempat memberikan kejutan pada awal gim pertama.

“Secara keseluruhan sudah sesuai dengan rencana awal. Kami memang menerapkan pola menyerang sejak awal karena itu strategi kami. Tapi di awal gim pertama sempat tertinggal 0-6 karena cukup kaget dengan pola permainan mereka. Kami agak telat mengantisipasi, tetapi beruntung bisa langsung mengejar poin,” kata Joaquin.

Ia menambahkan bahwa setelah berhasil keluar dari tekanan di awal laga, permainan mereka berjalan lebih stabil hingga akhir pertandingan.

“Kami juga sudah mengantisipasi permainan mereka, dan puji Tuhan semuanya berjalan lancar dari gim pertama sampai gim kedua,” tambahnya.

Sementara itu, Moh Reza Pahlevi mengakui bahwa performa dirinya dan Sabar Karyaman sempat menurun setelah unggul jauh pada awal gim pertama.

Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Raymond/Joaquin untuk membalikkan keadaan.

“Mungkin di pertandingan ini kami sempat unggul jauh di awal. Tapi di pertengahan hingga akhir gim pertama kami agak goyang, dan mereka jadi semakin percaya diri. Di gim kedua, mereka sudah lebih pede, sementara kami cukup kesulitan untuk mengembalikan keadaan,” ujar Reza.

Senada dengan Reza, Sabar Karyaman juga menilai bahwa Raymond/Joaquin tampil dengan kepercayaan diri yang jauh lebih baik dibandingkan pertemuan mereka sebelumnya di Malaysia Open 2026.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas